Pria yang Ditangkap Kejati Lampung Malam Tadi Tersangka Korupsi Alkes RSUD Ryacudu


Kajari Kotabumi Yusna Adia | Imelda Astari/duajurai.com
Kajari Kotabumi Yusna Adia | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi menyatakan, pria yang dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung malam tadi bukan buronan alias DPO. Lelaki itu merupakan tersangka kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu, Lampung Utara. Namanya, Burhanudin Hendrik.

“Tersangka kasus korupsi terkait pengadaan alkes di RSUD Ryacudu tahun anggaran 2009. Dia direktur utama PT Adia Karya Perdana Utama Medika. Jadi, dia rekanan,” kata Kajari Kotabumi Yusna Adia usai memeriksa tersangka di ruang tindak pidana khusus Kejati Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung, malam tadi.

Dia mengatakan, berdasar hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung, kerugian negara akibat kasus tersebut sekitar Rp1,6 miliar. “Dia melakukan penawaran dan pekerjaan, namun terjadi penggelembungan harga (mark up),” ujarnya.

Yusna menambahkan, pihaknya menangkap Burhanudin saat menuju apartemennya di Kalibata, Jakarta, kemarin. Penangkapan tersangka bekerja sama dengan Kejati Lampung dan Kejaksaan Agung (Kejagung). “dia (Burhanudin) tidak kooperatif. Sehingga, yang bersangkutan langsung kami jemput di apartemennya di Jakarta. Saat itu, dia sedang berjalan menuju apartemen,” kata dia.(*)

Baca juga Jelang Dini Hari, Pemeriksaan DPO Kasus Korupsi di Kejati Lampung Belum Selesai

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Kasus Romahurmuziy, Andi Surya Imbau Pejabat Kemenag Terduga Kolusi Lapor KPK

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya turut prihatin atas perkara yang menjerat mantan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *