Pemkot Bandar Lampung Baru Capai 21,96% Pembayaran PBB dari Target 150 Miliar


Kepala Dispenda Bandar Lampung Yanwardi | Imelda Astari/duajurai.com
Kepala Dispenda Bandar Lampung Yanwardi | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 150 miliar untuk tahun 2016. Namun, sampai September ini, pencapaian baru sekitar 32 miliar atau 21,96 persen dari target.

“Memang baru tercapai 21,96 persen. Tapi itu kan karena belum jatuh tempo, jatuh tempo per 1 November. Kami sedang berupaya menagih. Mudah-mudahan lah ya. Soal waktu yang sudah mepet, perkiraan kami bisa capai 48-50 persen,” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bandar Lampung Yanwardi saat ditemui usai hearing di gedung DPRD Bandar Lampung, Rabu, 21/9/2016.

Meski, menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, pihaknya hanya mampu mendapatkan 6 miliar dari PBB setiap bulan. “Sangat kecil, padahal sudah berbagai upaya, seperti sosialisasi dan lainnya,” bebernya.

Mengenai ketiadaan sanksi tegas bagi yang tidak membayar PBB, Yanwardi menjelaskan, saat ini Dispenda tengah mengupakan agar ada aturan yang bisa mengikat sesuai aturan. “Jangan sampai kami memberikan sanksi justru menjadi kendala pula bagi kami,” ujarnya.

Dia menambahkan, 2017 mendatang, pihaknya akan mengeluarkan tagihan PBB pada awal tahun, supaya pemasukan daerah bisa lebih cepat masuk. “Kalau tahun ini, pembagian tagihan tidak pada awal tahun, karena berbenturan urusan birokrasi dan Mei baru dibagikan. Tahun depan, insyallah awal tahun supaya uangnya cepat masuk,” katanya.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *