Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Tulang Bawang Terpilih sebagai Pilot Pengelolaan Rajungan Nasional


Ilustrasi Rajungan. | Situs Pemkab Tulang Bawang
Ilustrasi Rajungan. | Situs Pemkab Tulang Bawang

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menjadikan tiga kabupaten di Provinsi Lampung sebagai percontohan pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan. Ketiga kabupaten yang dijadikan proyek pertama di Indonesia itu adalah Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.

Menurut peneliti perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Zairion, produksi rajungan di Provinsi Lampung berkontribusi sampai 15 persen dari produksi secara nasional.

“Sejauh ini, data yang dimiliki di perairan timur Lampung menyumbang 15 persen produksi nasional, yaitu di timur Lampung secara keseluruhan,” kata dia, dikutip dari situs Pemkab Tulang Bawang, Kamis, 28/7/2016.

Dari total produksi rajungan di Lampung, 30 persen diantaranya dikirim dan diolah di Pulau Jawa. Sedangkan 70 persen lainnya diolah di Lampung pada sentra industri pengolahan rajungan.

Tujuan proyek percontohan pengelolaan rajungan, diantaranya memberikan perlindungan harga yang adil kepada nelayan dan pengawasan penangkapan kepiting rajungan seperti yang diatur oleh KKP Nomor 1 Tahun 2015 tentang penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan terkait dengan ukuran berat yang boleh ditangkap dan diperjualbelikan.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Azhwar Rodi mengatakan, setelah melakukan penilaian di sepuluh provinsi Indonesia yang memiliki potensi hasil laut pada bulan April lalu oleh KKP, akhirnya terpilih ketiga kabupaten Lampung yang menjadi pilot proyek pengelolaan potensi rajungan.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Semua Gerai Cha Mart Lampung Kini Bisa Pakai Go-Pay

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Berbelanja di Chandra Minimarket (Cha Mart) kini bisa menggunakan sistem pembayaran digital melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *