Kisah Dibalik Lagu ‘Children With No Land’ Karya Seniman Lampung Kim Commanders yang Mendunia (1)


Kim Commanders, seniman asal Lampung pencipta lagu ‘Children With No Land’ . | Imelda Astari/duajurai.com
Kim Commanders, seniman asal Lampung pencipta lagu ‘Children With No Land’ . | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Lagu ‘Children With No Land’ pernah merajai tangga lagu Reverbnation selama dua pekan. Komentar dan apresiasi berdatangan dari masyarakat di berbagai negara. Lagu ini menceritakan derita anak-anak pengungsi dari daerah konflik. Kim Commanders, pencipta lagu ini, mengaku terinspirasi setelah mendengar dan menyaksikan secara langsung penderitaan anak-anak tersebut.

Kim bercerita, pada 2013 lalu, dia bertemu seorang ibu Rohingya yang menggendong kedua anaknya di kawasan Teluk Lampung. Ibu itu mengaku melalui perjalanan yang berat dan berhari-hari berada di tengah laut dengan kapal alakadarnya. Dia bersama warga Rohingya yang lain tak mengetahui arah tujuan kapal. Hanya mengikuti angin yang menggerakkan kapal.

“Saya mendengarkan cerita ibu tersebut melalui seorang penerjemah. Sebab, saya tidak paham bahasa Myanmar. Ibu tersebut menceritakan bagaimana satu demi satu penumpang kapal meninggal dunia karena tak kuat menahan lapar dan dingin, termasuk anak-anak yang tak berdosa,” kata Kim dengan mata berkaca-kaca saat ditemui duajurai.com di Taman Santap, Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Senin lalu, 25 Juli 2016.

Dia melanjutkan, waktu itu, dirinya tersentuh ketika melihat kedua anak yang digendong Imigran tersebut. Wajah polos mereka tampak pucat tak berdaya. Ketika diberi minum, dengan rakusnya mereka menenggak cepat satu botol air mineral. Mereka, anak-anak tak berdosa itu, bertahan hidup di tengah konflik negaranya. Kemudian, mengikuti orangtuanya mencari penghidupan lain. Berharap masih ada tanah lain yang bersedia mereka pijak.

“Tapi, saya sedih ketika mereka hanya di tampung selama tiga hari oleh pemerintah Indonesia, kemudian dikembalikan ke negaranya. Padahal, mereka yang terusir itu berharap ada kehidupan yang lebih baik di luar negaranya yang sedang berkonflik. Apa sih bentuk kepedulian negara ini? Bumi ini punya kita semua, manusia berhak mau tinggal dimana pun. Hanya dibatasi oleh dokumen saja, mereka seolah tak memiliki tempat lagi di bumi ini,” ujar Kim dengan suara sedikit bergetar.

Setelah pertemuan itu, Kim merasa gelisah. Nuraninya tidak tenteram. Seniman Lampung itu memikirkan cara agar bisa membantu dunia dengan misi perdamaian. Akhirnya, terciptalah lagu ‘Chrildren With No Land’. Melalui lagu itu, Kim berharap bisa menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada semua anak-anak di belahan dunia. Kim ingin anak-anak yang nantinya jadi generasi penerus bangsa bisa lebih manusiawi dan menjunjung tinggi perdamaian, agar tak ada lagi korban konflik pada masa mendatang.

“Muai dari anak-anaklah kita bisa tanamkan perdamaian. Mareka masih bersih dan jangan racuni dengan hal-hal aneh kepada mereka. Jangan tanamkan persaingan kepada mereka. Beritahu mereka bahwa banyak anak-anak lainnya di dunia ini yang tak bisa merasakan asyiknya bermain, indahnya kasih sayang orangtua, nikmatnya menyantap makanan enak,” kata dia.(*)

Baca juga Mengenal Kim Commanders, Seniman Lampung Pencipta Lagu ‘Children With No Land’ (1)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …