BPS: 75% Pekerja Informal Jadi Salah Satu Sebab Lampung Sulit Bebas dari Kemiskinan


KONFERENSI Pers BPS Lampung di kantornya, Jalan Basuki Rahmat, Senin, 18/7/2016. | Imelda Astari/duajurai.com
KONFERENSI Pers BPS Lampung di kantornya, Jalan Basuki Rahmat, Senin, 18/7/2016. | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Provinsi Lampung kembali menempati urutan ke-3 sebagai provinsi termiskin di Sumatera. Sedangkan untuk seluruh Indonesia, Lampung berada di urutan ke-10. Hal ini dikatakan Yeane Irmaningrum, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, saat konferensi pers, Senin, 18/7/2016.

Dijelaskannya, konsentrasi penduduk miskin di Bumi Ruwa Jurai ini adalah di wilayah pedesaan. Tingkat kemiskinan di desa sebesar 15,69%, terpaut cukup jauh dengan yang di kota 10,53%.

“Kemiskinan di Lampung rata-rata dari para pekerja informal. Sedangkan ada 75% masyarakat Lampung yang bekerja di sektor informal. Hal inilah salah satu yang membuat Lampung kesulitan bebas dari angka kemiskinan,” jelas Yeane.

Sebesar 80% penduduk Lampung tinggal di pedesaan. Perbedaannya dengan perkotaan bahkan signifikan. Sebanyak 233,39 ribu jiwa tinggal di perkotaan, Sedangkan 936,21 ribu jiwa berada di daerah pedesaan dengan mayoritas pekerjaan informal seperti bertani. (*)

Baca: Kalah dari Sumatera Selatan, Lampung Jadi Provinsi ke-3 Termiskin se-Sumatera

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Pupuk Kepedulian, Emersia Lampung Buka Puasa Bersama Relasi-Anak Yatim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Emersia Lampung mengadakan buka puasa bersama relasi, mitra, warga setempat, dan anak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *