Lima Tanda Penyakit yang Sering Diabaikan (1)


Ilustrasi | ist
Ilustrasi | ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Mungkin banyak dari orang pernah menepis atau mengabaikan kondisi tubuh saat menunjukkan ketidaknyamanan atau perubahan. Orang kerap berpikir bahwa apa yang terjadi bukanlah sesuatu yang serius dan tidak harus segera diperiksakan ke dokter.

Situs Suara yang dikutip pada Sabtu, 16/7/2016, melansir, seseorang juga lebih sering memilih untuk pergi memeriksakan diri ke dokter, saat sakit sudah mulai parah dan mengganggu aktivitas. Inilah yang menyebabkan banyak orang telat ditangani saat menderita penyakit.

Bahkan, ada beberapa penyakit serius yang tidak disertai tanda-tanda. Sehingga, orang kerap tidak menyadarinya bahwa sedang menderita sakit tertentu. Berikut beberapa tanda penyakit yang sering diabaikan seseorang:

1. Perdarahan vagina

Ketika ada perdarahan vagina, bahkan setelah menopause, Anda harus segera mengetahui apa penyebabnya. Sebab, hal ini dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, atau bahkan sinyal rahim atau kanker endometrium. Pada perempuan dari setiap kelompok usia, jenis keputihan yang berbau busuk dan menyebabkan gatal-gatal vagina tidak boleh diabaikan. Ini bisa menjadi tanda kanker serviks atau kanker tuba falopi.

2. Kehilangan berat badan
Jika Anda tiba-tiba mulai kehilangan berat badan tanpa alasan apapun, berhati-hatilah dan pergi dan memeriksakan diri ke dokter. Ini bisa disebabkan kelainan hormonal, seperti hipertiroid atau bisa juga karena diabetes. Dalam kasus tertentu, penurunan berat badan mendadak terjadi karena kanker usus besar.

3. Sering buang air kecil
Peningkatan mendadak sering buang air kecil dapat disebabkan oleh diabetes. Hal ini juga dapat disebabkan oleh fibroid rahim menekan kandung kemih Anda atau hal lainnya, seperti tumor jinak atau kanker.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *