Gaya Baju yang Sebaiknya Dihindari saat Lebaran (2-habis)


Ilustrasi | ist
Ilustrasi | ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Desainer busana muslim Dian Pelangi menyarankan agar menghindari pakaian yang mudah berbau saat Lebaran. Sebab, kalau kena asap aromanya menempel di baju.

Pun demikian dengan penggunaan aksesoris, perlu diperhatikan. Menurutnya, penggunaan aksesoris yang terlalu ramai justru membuat repot saat harus bersalaman dengan banyak orang di berbagai tempat. “Gunakan baju yang sudah memiliki aksesori untuk menghindari penambahan aksesori,” kata Dian.

Sebagai perempuan berhijab, Dian juga memberikan saran lain. Menurutnya, saat Lebaran lebih baik menggunakan hijab yang simpel, tak banyak jarum pentul, dan lebih baik lagi cepat dikenakan. Ini untuk menjaga kenyamanan beraktivitas sepanjang hari.

Bagi yang mudik, Dian menyarankan menghindari pakaian ketat, seperti jeans. Sebab, cenderung menghalangi kulit bebas bernafas dan dapat menyebabkan kulit lebih lelah. Bahan tahan dingin juga diperlukan demi kenyamanan saat mudik. “Kalau untuk mekap saat Lebaran saya senangnya minimalis, tapi biar tetap segar saya maksimalkan di pewarna bibir atau lip cream agar tak terlalu terlihat pucat,” ujarnya. “Lalu perhatikan penggunaan eye liner agar mata tidak terlihat tengah mengantuk”(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *