Solusi Sederhana Atasi Mual Saat Mudik


Permen karet cegah bau mulut | ilust.
Permen karet bisa cegah mual | ilust.

Duajurai.com,Bandar Lampung – Perjalanan panjang saat mudik Lebaran biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai di kota tujuan. Tak jarang, lamanya waktu perjalanan membuat daya tahan tubuh menurun dan bukan tak mungkin rasa mual kerap menghampiri. Mual saat mudik ini membuat perjalanan jauh jadi lebih menyebalkan.

Rasa mual itu sendiri dapat disebabkan karena berbagai hal, mulai dari pola asupan hingga posisi duduk. Dalam kebanyakan kasus, dilansir dari CNN Indonesia, gejala mual biasanya terjadi karena adakan gerakan yang kemudian tubuh menyesuaikan kondisi tersebut.

Tak hanya itu, menurut Medical News Today rasa mual tersebut biasanya baru akan berhenti jika gerakan itu berhenti. Namun bukan tak mungkin ada orang yang menderita rasa mual hingga beberapa hari setelah perjalanan.

Selain akibat adanya gerakan yang tidak diadaptasi baik oleh tubuh, rasa mual dalam perjalanan juga dapat disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti dehidrasi, perubahan cuaca atau suhu, stres, kurang tidur, adanya infeksi karena kuman pada pencernaan, juga sakit kepala.

Oleh karena itu, berdasarkan sejumlah sumber yang dikumpulkan, berikut beberapa langkah untuk mengatasi timbulnya rasa mual yang menyebabkan muntah selama perjalanan mudik, selain meminum obat.

Menurut ahli gizi, Jansen Ongko langkah yang dilakukan untuk menghindari kondisi tersebut, pertama ialah duduklah sejajar dengan arah pandang pengemudi. Lainnya, hindari penggunaan wewangian yang berlebih.

Seperti yang telah disebutkan, salah satu penyebab rasa mual adalah dehidrasi, untuk itu Jansen pun memberikan saran agar dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara berkala.

“Kemudian jangan membawa atau mengonsumsi makanan dengan aroma yang berlebihan, contohnya seperti buah durian atau makanan lainnya yang memiliki aroma tajam,” katanya.

Metode sederhana lainnya untuk menghilangkan rasa mual ialah dengan mengunyah. Permen karet dikatakan memiliki efektivitas yang luar biasa untuk mengurangi timbulnya rasa mual atau mabuk perjalanan.

Selain itu, mendapatkan udara segar melalui jendela atau turun sejenak dari kendaraan pun dinyatakan dapat meredakan rasa mabuk. Dengan beristirahat dan mendapat udara segar, setidaknya tubuh dapat lebih rileks untuk melanjutkan perjalanan. (*)

Duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *