Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1437 H Rabu 6 Juli 2016


RATUSAN umat Muslim melaksanakan salat gerhana matahari (kusuf) di Lapangan Korpri, kompleks Pemprov Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung, Rabu, 9/3/2016. | M Davit Saputra/duajurai.com
RATUSAN umat Muslim melaksanakan salat gerhana matahari (kusuf) di Lapangan Korpri, kompleks Pemprov Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung, Rabu, 9/3/2016. | M Davit Saputra/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Pimpinan Pusat Muhammadiyah memastikan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1437 H jatuh pada 6 Juli 2016. Hal itu berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah nomor: 01/MLM/I.0/E/2016 tanggal 1 April 2016, bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu Pahing 6 Juli 2016.

Menurut Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir penetapan itu berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, ijtimak jelang Syawal 1437 H terjadi pada hari Senin Kliwon, 4 Juli 2016 M pukul 18:03:20 WIB.

“Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (θ= -07°48´ dan n=110°21´BT)=-01°19´13″ (Hilal belum wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu bulan berada di bawah ufuk,” ujarnya seperti dikutip Detik, Jumat, 1/7/2016.

Haedar meminta kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk melaksanakan ibadah Idul Fitri dengan memperbanyak takbir, tahmid dan taqdis, membayar zakat fitrah, serta menunaikan salat Idul Fitri di lapangan yang bersih dan representatif sesuai dengan Syariat Islam dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

“Dalam pelaksanaan salat Idul Fitri hendaknya berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, aparatur keamanan dan pihak berwenang lainnya,” ujar Haedar.

Haedar juga meminta warga Muhammadiyah untuk senantiasa menjaga toleransi dan saling menghormati dengan sesama umat Islam yang menunaikan salat Idul Fitri di tempat yang berbeda dan pemeluk agama lain yang tidak menunaikan ibadah Idul Fitri karena keyakinannya.

“Kepada umat Islam yang merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dan melaksanakan salat di tempat yang berbeda hendaknya tetap menjaga toleransi, tenggang rasa, saling menghormati dan bekerja sama untuk terbinanya kehidupan beragama yang rukun dan damai,” imbaunya. (*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *