PUASA SANG DUAFA: Gagal Sekolahkan Anak, Supeno Ingin Cucu Sekolah Tinggi


Kakek Supeno alias Abim (71), Tukang Becak di Jalan Antasari Bandar Lampung. Ia sedang menunjukkan amplop berisi zakat mal yang disalurkan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Lampung melalui duajurai.com. | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Supeno atau akrab disapa Abim (71), mengatakan, semangatnya bekerja keras menarik becak di usianya yang sudah senja, karena ingin mengumpulkan banyak uang agar bisa membantu membiayai sekolah cucu-cucu nya.

Ia mengaku bahwa selama ini ia tidak berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga pendidikan tinggi. “Saya gagal sekolahin anak-anak saya. Mereka cuma lulusan SD semua. Jadi hidupnya ya susah juga, gak jauh beda dengan saya. Makanya saya maunya cucu-cucu saya pada sekolah tinggi. Kalau saya ada tabungan kan nanti bisa bantu biaya sekolahnya,” tutur Supeno saat ditemui duajurai.com di tepi Jalan Antasari, Bandar Lampung Kamis siang, 30/6/2016.

Lelaki yang telah menjadi tukang becak di Bandar Lampung sejak 1973 itu juga mengatakan, bahwa dia ingin memiliki tabungan agar kelak ketika dia sudah tidak bisa bekerja lagi, tak perlu merepotkan anak-anaknya. Meskipun ia akui bahwa betapa susahnya menabung apalagi dengan penghasilannya yang pas-pasan.

“Umur saya semakin tua. Sekarang saja saya sudah gak kuat kalau terlalu berat kerjanya. Jadi harus punya tabungan nanti kalau saya sudah gak bisa apa-apa lagi. Saya pengennya gak ngerepotin anak,” katanya.

Meski sudah kepala tujuh, Supena mengaku tak pernah sakit keras. Karena pekerjaannya justru membuat tubuh selalu bugar. “Keringetan terus malah sehat. Kalau libur malah sakit semua badan ini,” katanya.

Sebelum tinggal di Bandar Lampung, dia tinggal di Menggala Tulang Bawang menjadi petani jagung dan singkong. Namun karena kondisi tanahnya yang tandus dan penghasilan semakin berkurang, ia memutuskan pindah ke Bandar Lampung.

“Begitu saya di Bandar Lampung, langsung jadi tukang becak. Kadang kalau ada yang ngajak kerja bangunan saya ikut saja. Tapi sekarang sudah gak kuat lagi kalau kerja bangunan, jadi cuma becak saja.”(*)

Liputan ini merupakan kerja sama duajurai.com dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Lampung. Setiap duafa yang menjadi narasumber mendapatkan santunan dari IZI.

Baca: PUASA SANG DUAFA: Bermandi Peluh, Kakek Supeno Puasa Sambil Tarik Becak di Kawasan Antasari Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *