Canangkan Desa Ramah Anak, Pemkab Lampung Timur Harap Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Anak


Bupati Lampung Timur saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di SMAN 1 Labuhan Ratu, Senin, 4/4/2016 | Situs Pemkab Lampung Timur
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (depan) | Situs Pemkab Lampung Timur

Duajurai.com, Bandar Lampung – Banyaknya insiden kekerasan, intimidasi, dan diskriminasi terhadap anak menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim). Oleh karena itu, Pemkab Lamtim menggagas pembangunan desa ramah anak untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Pencanangan desa ramah anak tersebut baru saja dilakukan di Balai Desa Labuhan Ratu 7, Kecamatan Labuhan Ratu, pada Senin, 27/6/2016 lalu.  Dengan adanya desa ramah anak, diharapkan mampu memahami kebutuhan anak sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, aman, nyaman serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Bupati Lamtim Chusnunia Chalim mengatakan, perlindungan anak tak hanya di pundak pemerintah namun di pundak semua warga, terutama di lingkungan keluarga.

“Rumah menjadi lingkaran paling inti untuk melindungi anak. Sekali lagi kepentingan anak segalanya namun perlindungan bukan berati mengekang kebebasan anak dan anak bisa tumbuh kembang degan baik. Harapannya Desa Labuhan Ratu 7 layak menjadi desa ramah anak,” ujar Chusnunia saat pencanangan seperti dikutip situs Pemkab Lamtim.

Kegiatan pencanangan desa ramah anak tersebut juga dihadiri Kepala BPPKB Provinsi Dewi Budi Utami, Kepala dinas/badan/bagian di lingkungan Pemkab Lamtim, Ketua TP PKK Lamtim Putri Ernawati Zaiful Bokhari, Ketua Dharma Wanita Indayani, camat se-Lamtim, Kades Labuhan Ratu 7 Edi Sutanto, serta beberapa perwakilan forum peduli anak.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Konsumen Nasional, PLN Lampung Beri Layanan Sehari Pasang Baru

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Menyambut Hari Konsumen Nasional, PT PLN (Persero) Distribusi Lampung memberikan ‘One …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *