Tips Menyimpan Sepeda Motor di Rumah Saat Ditinggal Mudik


Ilustrasi | Ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Musim mudik telah tiba. Sebagian masyarakat Indonesia menjalani tradisi mudik lebaran dengan pulang ke kampung kelahiran bertemu sanak saudara. Seseorang biasanya melakukan mudik dalam waktu yang cukup lama, bisa sampai satu minggu atau lebih.

Bagi yang bermudik lebaran menggunakan transportasi umum, sebaiknya memastikan terlebih dahulu kondisi rumah, kelistrikan, kendaraan yang ditinggalkan.

Khusus untuk kendaraan bermotor, meski tak digunakan sepekan, sepuluh hari, atau bahkan sebulan, kendaraan harus tetap terawat. Oleh karena itu sebelum berangkat mudik, pastikan kondisi kendaraan tidak memiliki potensi bermasalah bila akan Anda gunakan nanti setelah balik dari kampung.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut duajurai.com, Jumat malam, 24/6/2016, sajikan tips meninggalkan sepeda motor di rumah saat mudik dalam wakyu yang cukup lama:

1. Usahakan sepeda motor ditinggalkan dalam kondisi bersih dan kering. Hal ini penting agar menghindari korosi atau karat selama ditinggal mudik.

2. Isi bensin dalam kondisi penuh (full tank) atau kuras tangki sampai benar-benar kosong. Hal ini berguna untuk menghindarkan terjadinya karat karena proses penguapan bensin saat sepeda motor ditinggal dalam waktu lama.

3. Cabut aki motor jika ditinggal dalam waktu lama. Jika tidak dicabut, aliran listrik dari aki akan terus mengalir sehingga bisa soak. Lebih baik simpan aki motor di tempat yang aman.

4. Pastikan sepeda motor disimpan di tempat yang aman dan tidak terkena panas serta hujan. Sebaiknya berada di dalam ruangan. Jangan memarkir motor di teras rumah atau di luar garasi. Bila perlu simpanlah motor Anda di dalam kamar. Jangan lupa kunci kamar Anda.

5. Berdirikan motor dengan standar ganda. Selain itu, lebih baik jika diberi alas kayu atau karton pada permukaan ban yang menempel ke lantai. Sebab, ban yang langsung menempel ke lantai akan lebih cepat kempis.

6. Tak kalah penting, pastikan sepeda motor dikunci dengan aman. Bila perlu gunakan gembok pada cakram depan. Tutupi motor dengan tudung atau terpal. Lebih baik jika menggunakan tutup yang sudah didesain untuk motor.

Setelah ditinggal dalam waktu lama, oli akan turun ke bagian bawah mesin. Karena itu, pertama kali menghidupkan sepeda motor, jangan langsung menggeber gas. Sebab oli masih belum bersikulasi sempurna. Sebaiknya, hidupkan sepeda motor dengan kick starter untuk mengurangi beban kerja dinamo starter dan aki.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *