Yayasan IBI Darmajaya akan Beri Pelatihan dan Bimbingan untuk Santri Darul Atfal Bandar Lampung


MAHASISWA PKPM IBI Darmajaya memberikan pelatihan mengenai IT kepada siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Gisting Atas, Kabupaten Tanggamus, beberapa waktu lalu. | Humas IBI Darmajaya
MAHASISWA PKPM IBI Darmajaya memberikan pelatihan mengenai IT kepada siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Gisting Atas, Kabupaten Tanggamus, beberapa waktu lalu. | Humas IBI Darmajaya

Duajurai.com, Bandar Lampung – Yayasan IBI Darmajaya akan memberikan bantuan ke Pesantren Darul Atfal, Palapa, Bandar Lampung. Mantan Rektor IBI Darmajaya Andi Desfiandi mengatakan, bantuan yang diberikan lebih pada aspek pendidikan.

“Tim kami sudah melihat langsung kondisi Pesantren Darul Atfal. Kami akan berikan bantuan dari aspek pendidikan, di antaranya yakni beasiswa bagi santri yang berprestasi, dan akan berikan pelatihan-pelatihan keterampilan kepada santri, sambil terus didampingi dan bisa juga dibantu dari sisi modal,” kata Andi kepada duajurai.com melalui sambungan telepon Senin sore, 20/6/2016.

Andi menjelaskan, bentuk pelatihan yang dapat diberikan misalnya pelatihan komputer. Pelatihan tersebut diharapkan agar santri bisa jadi ahli komputer atau desain maupun perbaikan komputer. Selain itu, dapat juga diberikan pelatihan wira usaha. Pelatihan-pelatihan tersebut sesuai dengan kompetensi yang ada di Yayasan Darmajaya.

“Saya harap, kita sama-sama melakukan upaya bagiamana agar Ponpes ini bisa dimanusiakan dan kelak jadi mandiri,” kata Andi.

Andi menambahkan, pihaknya memang memiliki Ponpes maupun yayasan yatim piatu binaan, sehingga bisa saja Darul Atfal dijadikan salah satu binaan Yayasan Darmajaya.

“Atau bisa dilebur, misalnya kalau perlu digabung dengan Ponpes lainnya yang punya kesamaan visi misi dan metode pembelajaran. Tapi ya tentu memang harus tetap diurus legalitasnya, karena kasihan juga jika tak legal nanti tak diakui,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap santri di Pesantren Darul Atfal mengenai latar belakang keluarga santri, bagaimana pendidikannya, asal dana untuk sekolah, jika tak sekolah apa kegiatan kesehariannya dan lain-lain.

“Akan didata, kalau tak sekolah apa alasannya, yang sekolah dananya dari mana. Yang pasti, perlakuan ke mereka tak bisa disamaratakan tetapi harus sesuai kebutuhan anak-anaknya. Selama ini mereka ada yang hanya belajar mengaji dan numpang tidur dan makan disana. Akan tetapi hal lainnya siapa yang perhatikan, bagaimana masa depan mereka, dan berbagai aspek lainnya yang perlu mendapat perhatian juga,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pesantren yang terletak di kelimun rumah-rumah besar, di antaranya tergolong rumah mewah di kawasan Palapa tersebut memiliki bangunan yang sangat mengkhawatirkan.

Pondokan itu lebih menyerupai gardu atau pos ronda di kampung. Semuanya terbuat dari bambu, triplek, dan potongan-potongan papan bekas. Masing-masing hanya berukuran sekitar 2×2 meter. Bila hujan, pondokan tersebut selalu kemasukan air alias bocor.

Buruknya kondisi Pondok Pesantren Darul Atfal mengundang keprihatinan sejumlah kalangan. Usai diberitakan duajurai.com beberapa waktu lalu, sejumlah orang telah mengunjungi pesantren tersebut. Selain itu, meski tak datang ke lokasi sejumlah pihak juga menyatakan rasa prihatin dan pedulinya terhadap pesantren yang dipimpin Ustaz Arif Billah alias Ustaz Alok itu.(*)

Baca: Soal Pesantren Darul Atfal, Andi Desfiandi: Pemkot Bandar Lampung Jangan Cuci Tangan Karena Alasan Legalitas

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *