Amankan Mudik, Polda Lampung Sebar Sniper di Sejumlah Titik


Ilustrasi | Ist
Ilustrasi | Ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Jelang mudik lebaran, Kepolisian Daerah Lampung menyiapkan para penembak jitu atau sniper yang akan ditempatkan di sejumlah wilayah provinsi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pengamanan pada saat arus mudik dan sebaliknya.

“Penembak jitu atau sniper ini disiapkan untuk menjaga keamanan masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran sehingga arus mudik dapat berjalan aman dan lancar,” kata Kabid Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sulistiyaningsih seperti dikutip Berita Satu, Minggu, 19/6/2016.

Menurut perempuan yang sering disapa Sulis ini, pihaknya telah mempersiapkan sekitar 60 personel penembak jitu. Para penembak ditempatkan pada wilayah-wilayah yang rawan terjadi tindak kejahatan sehingga dapat meminimalkan terjadinya kriminalitas saat arus mudik-balik Lebaran 2016.

Sementara itu, untuk personel Brimob dan Shabara, disiapkan untuk mengamankan jalur arus mudik dan arus balik selama perayaan Idul Fitri. “Sebanyak dua kompi Brimob dan Sabhara tersebut akan di ditempatkan pada titik-titik yang dianggap rawan premanisme dan pungutan liar (pungli),” ujarnya.

Dari catatan terdapat 59 CCTV yang terpasang, untuk wilayah Bandar Lampung ada empat titik yakni Tugu Adipura, masjid Al-furqon, Hypermart, dan Chandra Super Store Tanjungkarang. Selain itu untuk RTMC Ditlantas terpasang di 5 titik, Terminal Induk Rajabasa, Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, pasar moderen, pasar tradisional, dan tugu.

Sedangkan di Bandara Raden Intan II ada 9 titik yang terpasang CCTV yakni, pintu masuk, pintu keluar, ruang keberangkatan, parkir kendaraan, ruang VVIP, ruang cek-in, tunggu dan koridor.

Di Kota Metro, ada empat titik yang terpasang CCTV. Selanjutnya, di pelabuhan Bakauheni ada 37 titik. Satu titik terpasang di pintu masuk pelabuhan, sedangkan 36 titik lainnya tersebar di dalam pelabuhan.

Pengamanan di Pelabuhan Bakauheni, Sulis menyebutkan akan menempatkan sebanyak 203 personel gabungan. “Masing-masing 120 personel Polri, 14 personel TNI, Dishub 26 orang, Polpp 20 orang, 8 orang tenaga kesehatan, dan 15 orang Pramuka,” kata Sulis.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya

 


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *