Sidang Tipikor Eks Kadisdik Lampung Tauhidi: Saksi Tak Tanda Tangani Kontrak Paket, Hanya Pinjamkan Profil CV


SIDANG lanjutan tindak pidana korupsi dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi, Selasa 14/6/2016. | Alhuda Tri Putra/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Pengadilan Tipikor Tanjungkarang menggelar sidang lanjutan terdakwa mantan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tauhidi, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, pada Selasa, 14/6/2016. Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan 11 orang saksi dari pihak pengusaha rekanan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Saksi yang dihadirkan yaitu Heri widodo (49) dari CV Lampung, Salahudin (41) dari CV Darmajaya, Ronal Ramdan (31) CV Daek Kobum, Mahbub Hamja (36) CV Artika Karya dan Irwanto (54), Kacab Asuransi rekanan.

Kemudian Ahmad Sahir (43) agen asuransi, Andri Surya Praja (28) dari CV Sukma Utama, Erwin (33), Sahrial (49) Wakil Direktur CV Saprina Jaya, Arifin (56) dari CV Wija Perkasa, dan Tiara Antoni Arahab (47) kontraktor.

Berdasarkan keterangan saksi, dari 53 paket pengadaan hanya beberapa yang menandatangani asuransi. Selain itu, semua direktur atau rekanan tidak ada yang menawarkan diri untuk ikut tender melainkan hanya meminjamkan profil perusahaannya masing-masing. Kesembilan direktur tender mengatakan tidak ada yang menandatangani kontrak paket tersebut di dinas terkait.

Saat ditanya majelis hakim yang diketuai Syamsudin, terdakwa mantan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tauhidi hanya menjawab tidak tahu. Sidang pun akan dilanjutkan pada tanggal 16 Juni 2016 mendatang.

Tauhidi menjadi terdakwa karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) proyek pengadaan 93 paket perlengkapan sekolah untuk SD/MI/SMP/MTs di Dinas Pendidikan Lampung senilai Rp17,7 miliar pada tahun anggaran 2012.(*)

Laporan Alhuda Tri Putra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Tertembaknya Mahasiswa UBL, Polda Lampung Tepis Kabar Transaksi Senjata

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menepis kabar transaksi senjata dalam peristiwa tertembaknya Rahmat Heryanto, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *