Pemerintah Provinsi Lampung Bangun Bendungan Way Tatayan


Kantor Pemprov Lampung | ist

Kantor Pemprov Lampung | ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Setelah berhasil lakukan beberapa kali panen raya, Pemprov Lampung optimalkan tren positif tersebut dengan terus membenahi infrastruktur pertanian yang ada di Lampung. Salah satunya, pemprov mulai membangun Bendungan Way Tatayan di Desa Sri Agung, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat, 3/6/2016.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menjelaskan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah andalan pemerintah pusat dalam hal ketahanan pangan dan swasembada hasil pertanian untuk mendukung program Nawacita.

“Hasil Pertanian Lampung terus meningkat dibandingkan daerah lain, baik sisi kualitas maupun kuantitas. Ini merupakan bentuk keseriusan pemprov untuk meningkatkan pertanian Lampung dan kesejahteraan petani. Sehingga Provinsi Lampung benar-benar memberikan sumbangsih dalam pertanian nasional, dari Lampung untuk ketahanan pangan Indonesia,” kata dia seperti dalam rilis yang diterima duajurai.com, Sabtu, 4/6/2016.

Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk menunjang rapor baik tersebut  Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan terhadap kesiapan sarana dan prasarana. Salah satu prasarana pendukung keberhasilan program bidang pertanian adalah kesiapan infrastruktur dalam bidang pengairan yaitu adanya perbaikan ataupun peningkatan jaringan irigasi.

Tahun 2016 melalui Dinas Pengairan dan Pemukiman, pemprov melaksanakan program dan kegiatan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di 16 daerah irigasi kewenangan Pemprov Lampung. “Pemprov Lampung juga menyiapkan sarana mobilitas bagi para penjaga pintu air, serta pihak-pihak yang terkait. Diharapkan dengan adanya bantuan sarana mobilitas tersebut, setiap personil dapat bekerja lebih keras lagi, bergerak cepat dan bertindak tepat”, jelasnya.

Pemprov berjanji akan berupaya keras untuk dapat menyelesaikan pembangunan bendungan di Way Tatayan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi pada akhir 2016 mendatang. Target pembangunan 5-6 bulan, Pemprov melalui dinas pengairan akan kebut pembangunan sebelum musim hujan tahun depan. Sehingga diprediksi selesai di akhir tahun ini. (*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top