Kapan Waktu Terbaik Berolahraga?


Ilustrasi olahraga | ist
Ilustrasi olahraga | ist

Duajurai.com, Jakarta – Kesehatan semakin jadi isu seksi bagi masyarakat modern. Terlebih dengan menjamurnya pusat kebugaran dan teknik olahraga praktis yang bisa dilakukan di sembarang tempat.

Situs CNN Indonesia, Jumat, 3/6/2016, melansir, pada sisi lain, olahraga juga membantu mengurangi berat badan. Namun pertanyaannya, kapankah waktu terbaik membakar lemak?

Gretchen Reynolds, pakar kebugaran, menyarankan berolahraga sebelum sarapan pada pagi hari. Alasannya, aktivitas fisik pada waktu tersebut akan membantu mempercepat pembakaran lemak serta meningkatkan energi keseluruhan.

“Berolahraga sebelum sarapan berpengaruh dalam pembakaran lemak karena berolahraga dengan perut kosong berarti menggunakan cadangan lemak sebagai bahan bakar energi, daripada hanya membakar camilan terbaru yang baru dikonsumsi,” kata Reynolds, dilansir Independent.

Pendapat Reynolds dibuktikan dengan penelitian yang digelar baru-baru ini. Studi yang melibatkan 28 partisipan pria dengan usia rata-rata 21 tahun, yang dibagi dalam tiga kelompok. Pertama adalah kelompok yang tidak berolahraga sama sekali, kedua adalah kelompok yang berolahraga sebelum sarapan, dan terakhir adalah kelompok yang berolahraga setelah sarapan.

Seluruh partisipan mengkonsumsi 30% kalori lebih banyak, dan 50% lemak lebih banyak dibanding konsumsi sehari-hari mereka. Setelah enam minggu menjalani eksperimen, didapati hasil kelompok yang tidak berolahraga naik berat badannya 2,72 kg.

Kelompok yang mengonsumsi sarapan sebelum berolahraga bertambah berat badan sebanyak 1,36 kg. Sementara, kelompok yang tidak sarapan sebelum berolahraga tidak naik berat badan.  “Eksperimen ini membuktikan teori keefektifan olahraga sebelum sarapan,” sebut Reynolds.

Komponen lain yang mempengaruhi penurunan berat badan pada pagi hari adalah sinar matahari. Riset telah menunjukkan orang yang terkena sinar matahari pagi lebih mudah mengelola berat badan dibanding orang yang jarang berkontak dengan sinar matahari.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Bonus Atlet Indonesia Berprestasi di SEA Games Dinilai Terlalu Kecil

JAKARTA, duajurai.co – Pengamat olahraga nasional Budiarto Shambazy menilai, bonus untuk para atlet Indonesia berprestasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *