Debnas Tolak Rencana Pemerintah Impor Bawang Merah


PEDAGANG bawang merah di Pasar Tugu, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, beberapa waktu lalu. Rencananya, pemerintah akan mengimpor bawang merah untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri | Imelda Astari/duajurai.com
PEDAGANG bawang merah di Pasar Tugu, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, beberapa waktu lalu. Rencananya, pemerintah akan mengimpor bawang merah untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Jakarta – Dewan Bawang Merah Nasional (Debnas) menolak keputusan impor bawang merah. Sebab, kebijakan tersebut menyalahi aturan serta merugikan kepentingan bangsa.

Ketua Umum Debnas Sunarto Atmo Taryono mengatakan, alasan impor untuk menurunkan harga bawang merah sekaligus memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran sangat tidak tepat.  “Pada bulan Juni akan dimulai panen raya bawang merah di seluruh sentra bawang merah baik di Jawa maupun di luar Jawa. Debnas menyatakan bahwa petani bawang merah Indonesia masih mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri,” kata dia seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat, 27/5/2016.

Sunarto menambahkan, impor bawang merah pada saat panen raya menyalahi aturan. Padahal, terdapat komitmen pemerintah yang menyatakan tidak akan melakukan impor produk pangan saat panen raya. “Sesungguhnya langkah pemerintah melalui percepatan distribusi dengan cara kerja sama pembelian bawang merah antara Asosiasi Petani dan Bulog telah menunjukkan adanya pengaruh berupa penurunan harga bawang merah secara signifikan dalam seminggu terakhir,” ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kementerian Koordinator bidang Perekonomian telah memutuskan untuk mengimpor bawang merah konsumsi sebanyak 2.500 ton.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Dukung Kebijakan Ekonomi Pemerintah, PGN Tidak Lakukan Penyesuaian Harga

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rencana penyesuaian harga gas bumi sudah dipertimbangkan secara matang sejak tujuh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *