FGD Kekerasan Anak di Unila: Biasakan Anak Tak Mudah Terima Pemberian Orang Asing


HIMA HTN dan Pusat Studi Hukum&Pembangunan (Pushiban) Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) menggelar diskusi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kamis, 26/5/2016. Diskusi tersebut dihadiri keluarga korban pemerkosaan dan pembunuhan anak di Lampung Timur. | M Idris Muadinnullah/duajurai.com
HIMA HTN dan Pusat Studi Hukum&Pembangunan (Pushiban) Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) menggelar diskusi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kamis, 26/5/2016. Diskusi tersebut dihadiri keluarga korban pemerkosaan dan pembunuhan anak di Lampung Timur. | M Idris Muadinnullah/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Sosiolog Universitas Lampung (Unila) Bartoven Vivit Nurdin meminta keluarga mengajarkan disiplin terhadap anak. Dia menyarankan orangtua agar membiasakan anak tidak mudah menerima pemberian orang.

“Anak perlu dibiasakan untuk tidak mudah menerima pemberian dari orang asing,” kata Bartoven saat menjadi pembicara dalam focus group discussion (FGD) ‘Menggugat Tanggung Jawab Negara Terhadap Keadilan Perempuan dan Anak’ di ruang sidang Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila), Kamis, 26/5/2016.

Sementara itu, DL (36), ibu korban pemerkosaan dan pembunuhan anak di Lampung Timur, mengatakan, buah hatinya masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar. Sebelum diperkosa, anaknya diiming-imingi es krim oleh pelaku. “Tiga hari kemudian anak saya ditemukan tak bernyawa,” ujarnya.

Pantauan duajurai.com, selain Bartoven dan keluarga korban, diskusi di sana juga dihadiri sejumlah pihak. Mereka antara lain perwakilan bupati Lampung Timur, PW Aisyiyah, dan Polres Metro. Kemudian, Komisi Informasi (KI) Lampung, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA).(*)

Baca juga Hima HTN-Pushiban Unila Gelar FGD Soal Kekerasan Terhadap Anak

Laporan M Idris Muadinnullah, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *