Zaki Erlangga, Potret Buram Pengemis Anak di Bandar Lampung


ZAKI Erlangga sedang makan gorengan di kawasan Mal Central Plaza, Selasa sore lalu, 24 Mei 2016. Bocah yang tinggal di Keteguhan, Telukbetung Timur, itu menjadi pengemis selepas pulang sekolah. | M Idris Muadinnullah/duajurai.com
ZAKI Erlangga sedang makan gorengan di kawasan Mal Central Plaza, Selasa sore lalu, 24 Mei 2016. Bocah yang tinggal di Keteguhan, Telukbetung Timur, itu menjadi pengemis selepas pulang sekolah. | M Idris Muadinnullah/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Sore itu, rumah toko (ruko) di kawasan Mal Central Plaza, Bandar Lampung, tampak ramai orang. Sejumlah konsumen hilir mudik dari satu ruko ke ruko yang lain.

Seorang anak kecil berdiri di salah satu pintu ruko. Tangannya memegang plastik beras berukuran kecil. Ia tampak kikuk ketika menyodorkan plastik kepada sejumlah orang yang keluar dari ruko. Ya, bocah itu seorang pengemis. Namanya, M Zaki Erlangga.

Meski mengemis, namun Zaki mengaku masih sekolah. Ia biasanya melakoni pekerjaan meminta-minta selepas pulang sekolah. “Saya masih kelas III SD,” kata Zaki yang mengenakan sandal jepit, Selasa lalu, 24 Mei 2016.

Zaki mengaku tinggal di Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Timur. Ia biasa mengemis dari pukul 13.00 WIB-22.00 WIB. “Pulang sekolah jam satu siang, naik angkot ke sini (kawasan Mal Central Plaza). Nanti, pulangnya jam 10 malam naik ojek dari Mal Simpur,” ucapnya.

Bocah itu tidak menyebutkan dimana saja meminta-minta. Ia juga memberi jawaban tak pasti ketika ditanya apakah ada yang menyuruhnya jadi pengemis. “Iya (disuruh mengemis). Eh enggak, (mengemis) ini kemauan sendiri,” kata Zaki.

Zaki mengaku punya dua kakak, laki-laki dan perempuan. Ia juga punya adik yang masih balita. Sementara, ayahnya bekerja sebagai penarik becak. Sedangkan sang ibu hanya tukang cuci pakaian. “Kakak sudah kerja,” ujarnya tanpa merinci pekerjaan sang kakak.

Meski demikian, bocah itu tak menyebut mulai kapan menjadi pengemis. Ia hanya memastikan bahwa jarang belajar sejak bekerja sebagai peminta-minta di jalanan Kota Bandar Lampung. “Enggak pernah (belajar di rumah),” ucap Zaki yang mengenakan kopiah hitam.(*)

Laporan M Idris Muadinnullah, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *