FSPK Bali 1998 Laporkan Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal


Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal | Imelda Astari/duajurai.com
Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Forum Silaturahmi Pendukung Kongres (FSPK) Bali 1998 akan melaporkan Dedi Afrizal kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Lampung untuk ditindak tegas sesuai dengan aturan partai. Dedi Afrizal, Ketua DPRD Propinsi Lampung dari PDI Perjuangan, dinilai telah ingkar janji kepada angota-anggota PDI Perjuangan Propinsi Lampung.

Menurut FSPK Bali 1998, pada tahun 2015 Dedi Afrizal telah berjanji kepada anggota PDI Perjuangan untuk membuat koperasi dan kelompok usaha bersama(Ekonomi Kerakyatan). Namun, hingga kini janji itu belum terrealisasi. Pihak FSPK Bali 1998 telah melakukan berbagai upaya untuk bertemu dan menghubungi Dedi, tapi hasilnya nihil.

“Dedi Afrizal menugaskan saya untuk mengumpulkan fotokopi KTP sebanyak tiga rangkap. Katanya persyaratan untuk membentuk koperasi dan kelompok usaha bersama. Saya sudah serahkan langsung persyaratan tersebut kepada Dedi Afrizal,” kata Sutedi, Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Telukbetung Barat seperti dalam rilis yang diterima duajurai.com, Senin, 23/5/2016.

FSPK Bali 1998 menilai tindakan yang dilakukan Dedi merupakan bentuk ketidakloyalitasan terhadap partai PDI Perjuang. Mereka meminta DPD PDI Perjuangan untuk mencopot Dedi Afrizal dari jabatanya sebagai ketua DPRD Propinsi Lampung. Mereka juga berencana melaporkan hal ini kepada DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

Forum Silaturahmi Pendukung Kongres Bali 1998 adalah sebuah forum yang digagas oleh pelaku sejarah dan pendukung yang ikut serta dalam Kongres Bali 1998 yang berasal dari Propinsi Lampung. Kongres Bali 1998 ini melahirkan PDI Perjuangan di Indonesia. (*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Nobar Debat Pilpres, Seknas Jokowi Lampung Gelar Diskusi di Kafe Babe

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dewan Pimpinan Wilayah Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi dan Komunitas Warga Negara Indonesia (DPW …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *