Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Rapat Studi Kelayakan Usaha Pengembangan BUMRA


Ilustrasi Pemerintah Provinsi Lampung Rapat | Humas dan Protokol Lampung
Ilustrasi Pemerintah Provinsi Lampung Rapat | Humas dan Protokol Lampung

Duajurai.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat Studi Kelayakan Usaha Pengembangan Badan Usaha Milik Rakyat (BUMRA) Padi (IPT 5000 ha) di ruang rapat asisten, Rabu, 18/6/2016.

Dalam rapat, Staf Ahli Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjadikakan Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional. Selain itu, Pemprov Lampung juga tengah mengupayakan peningkatan kesejahteraan kehidupan para petaninya.

“Untuk mewujudkannya, Pemprov Lampung berencana melakukan kerjasama dengan Tanri Abeng University untuk Pengembangan BUMRA Padi (IPT 5000 ha) di Lampung”, kata dia seperti dalam rilis yang diterima duajurai.com, Rabu, 18/5/2016.

Fahrizal Darminto menambahkan bahwa sebelum melaksanakan Program Pengembangan BUMRA Padi tersebut, terlebih dahulu akan dilaksanakan Kegiatan Studi Kelayakan dalam rangka membuat kajian dan analisa kelayakan pengembangan usaha BUMRA Padi di Lampung yang didasari oleh potensi daerah dan kearifan lokal.

Target pelaksanaan Studi Kelayakan Pengembangan BUMRA Padi ini diharapkan akan menghasilkan tersusunnya kajian, analisis dan instrumen teknis pelaksanaan program Pengembangan BUMRA Padi di Lampung. Sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman bagi seluruh stakeholder, serta untuk menarik minat investasi dalam bidang Pengembangan BUMRA Padi di Lampung.

“Penyusunan Studi Kelayakan Usaha Pengembangan BUMRA Padi di Lampung ini diarahkan tidak saja untuk memenuhi kuota dan kualitas, tetapi juga harus berdampak positif bagi seluruh stakeholder terkait terutama kesejahteraan petani”, jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Public Relation Tanri Abeng University Roziq M. Kaelani mengatakan bahwa kegiatan Studi Kelayakan Usaha Pengembangan BUMRA Padi di Lampung ini dapat memberikan arahan pengembangan wilayah atau indikasi setra produksi padi, agar potensinya dapat dioptimalkan dan mempunyai nilai tambah serta mendapat dukungan infrastruktur yang dibutuhkan.

Dalam menjunjang Pengembangan BUMRA Padi, Pemerintah Provinsi Lampung dan Tanri Abeng Univeristy juga memberikan beasiswa bagi SDM asal Lampung yang dipersiapkan untuk mengelola Pengembangan BUMRA Padi ke depan. “Pengembangan BUMRA Padi ini juga mendapatkan dukungan dari Presiden dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan yang meliputi pemerintah, masyarakat dan petani, serta dunia usaha”, pungkasnya. (*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *