Pomal Panjang Bandar Lampung Tangkap Dua Warga Pembawa Sabu


Ilustrasi / duajurai.com
Ilustrasi / duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Febri (37) dan Rigo (30), ditangkap Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Panjang atas dugaan membawa sabu-sabu, yang menurut keterangannya titipan seorang yang terduga anggota polisi berinisial E. Pada Selasa sore, 17/5/2016, Pomal melimpahkan tersangka ke Polda Lampung melalui Polsek Panjang.

Danlanal Lampung Kolonel Hardiyana mengatakan, penagkapan tersebut merupakan bukti bahwa pihaknya turut serta dalam pemberantasan narkoba. Menurut Hardiyana, tersangka mengatakan bahwa barang tersebut merupakan titipan dari oknum anggota Polsek Kalianda.

“Dari pengakuan tersangka penerima dan pemberi titipan merupakan oknum polisi yang bertugas di Polsek Kalianda,” ujar Hardiyana kepada duajurai.com, Selasa sore.

Hardiyana menambahkan, pada mulanya tersangka membawa mobil travel yang dimiliki anggota Lanal. Di tengah jalan tepatnya di Desa Srengsem tersangka bersenggolan dengan pengendara sepeda motor. Mereka lalu dikeroyok oleh 6 warga. Merasa terancam tersangka kemudian menelpon si empunya mobil.

“Tersangka kemudian dibawa ke Pom Lanal Panjang. Sudah kami amankan dan dilakukan pengeledahan terdapat sabu-sabu sebanyak 9,6 gram. Tersangka diiming-imingi uang sebesar Rp50 ribu. Mereka sudah dua kali melakukan pengiriman,” ujarnya.

Masih kata Hardiyana, penangkapan tersangka merupakan kerja sama Polsek Panjang dan Lanal Lampung. Sementara, tentang keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam kasus ini, Kapolsek Panjang Komisaris Polisi Aditya Kurniawan mengatakan, untuk penyelidikkan dan pengembangan akan terus dijalani dan akan berkordinasi dengan Polda Lampung khususnya bidang Propam.(*)

Laporan Alhuda Tri Putra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Agar Tak Satu Sel dengan Agus BN, Zainudin Hasan Dititipkan di Lapas Rajabasa

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan tersangka kasus korupsi Dinas PU-PR Lampung Selatan Zainudin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *