Mantan Kadishub Lampung Albar Hasan Tanjung Ditahan Kejati, Susul Kadis Lainnya Tauhidi dan Sugiarto


MANTAN Kepala Dinas Perhubungan Lampung Albar Hasan Tanjung | Imelda Astari/Duajurai.com
MANTAN Kepala Dinas Perhubungan Lampung Albar Hasan Tanjung | Imelda Astari/Duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan penahanan terhadap mantan Pj Bupati Way Kanan dan juga Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Lampung Albar Hasan Tanjung, Selasa, 17/5/2016. Albar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan (landclearing) Bandara Radin Inten II, Natar Lampung Selatan senilai Rp8,7 miliar.

Selain Albar, Kejati juga menahan Budi Rahmadi selaku rekanan proyek itu. Aspidsus Kejati Lampung Robert Tacoy mengatakan Penyidik telah berkeyakinan untuk menahan tersangka Albar Hasan Tanjung karena sudah memiliki dua alat bukti.

“Penyidik sudah memiliki dua alat bukti dan kami menilai tersangka tidak kooperatif sehingga layak dilakukan penahanan,” kata Aspidsus Robert Tacoy kepada duajurai.com di Gedung Pidsus Kejati Lampung.

Informasi yang diterima duajurai.com, Albar Hasan Tanjung menaiki mobil tahanan Kejati Lampung bersamaan dengan tiga mantan Kadis provinsi Lampung lain yang juga tersangkut korupsi yakni Tauhidi (eks Kadisdik) dan Sugiarto (eks Kadispora).

Selain itu di dalam mobil tahanan Kijang Innova tersebut juga terdapat tiga lainnya yakni M Hendrawan,selaku rekanan kasus korupsi Disdik bersamaan dengan Tauhidi dalam proyeknya yang merugikan negara senilai Rp6,3 miliar, serta Budi Rahmadi selaku rekanan Albar.(*)

Laporan Alhuda Tri Putra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Kakek 71 Tahun Cabuli 8 Anak di Pesawahan Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang kakek berinisial SN berusia 71 tahun diduga mencabuli sebanyak delapan anak dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *