Soal E-KTP dan Akta Kelahiran, Kepala Disdukcapil Bandar Lampung Sangsi Siswa Tak Punya Akta Lahir


Ilustrasi warga rekam data e-KTP | Yahoo
Ilustrasi warga rekam data e-KTP | Yahoo

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kementerian Dalam Negeri sedang menggenjot kenaikan angka kepemilikan KTP-el dan Akta Kelahiran. Mendagri Tjahjo Kumolo melalui surat edaran beberapa hari lalu menginstruksikan agar Kepala Disdukcapil segera ‘jemput bola’.

Khusus untuk akta kelahiran, Mendagri menginstruksikan kepala dinas kependudukan dan catatan sispil (Disdukcapil) agar bekerja sama dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan dan rumah sakit setempat untuk melakukan jemput bola. Itu dilakukan antara lain melalui sekolah TK, SD, SMP, SMU/SMK serta rumah sakit/puskesmas dan rumah bersalin.

Terkait hal ini, Kepala Disdukcapil Bandar Lampung Henry Iswadi menyangsikan jika siswa sekolah saat ini tidak mempunyai akta kelahiran. “Saya kira kecil kemungkinan jika ada siswa sekolah yang tak memiliki akta lahir. Sekarang ini bahkan masuk TK pun harus punya,” ujarnya kepada duajurai.com saat ditemui di ruang kerja, Senin, 16/5/2016.

Kendati demikian, ia tetap akan berkoordinasi dan mendukung kebijakan tersebut. “Kami akan coba koordinasi, mungkin bisa ke sekolah yang memang belum mensyaratkan akta lahir saat pendaftaran siswanya,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Mendagri memberikan instruksi melalui surat bernomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei lalu perihal Percepatan Kepemilikan KTP-el dan Akta Kelahiran.

Kebijakan ini mempertimbangkan cakupan perekaman KTP elektronik (e-KTP) yang sampai sekarang baru mencapai 86%. Sementara kepemilikan akta kelahiran baru mencapai 61,6%.(*)

Laporan M Idris Muadinnullah, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *