Siswa Cerdas Istimewa SMAN 2 Bandar Lampung Gagal SNMPTN Undangan, Ini Kata Dwita Ria Gunadi


Anggota DPR RI Dwita Ria Gunadi | Situs Malahayati
Anggota DPR RI Dwita Ria Gunadi | Situs Malahayati

Duajurai.com, Bandar Lampung – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra Dwita Ria Gunadi, mendapat pengaduan dari orangtua wali murid SMAN 2 Bandar Lampung terkait hasil pengumuman seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri undangan (SNMPTN Undangan). Orangtua merasa aneh dengan hasil yang diumumkan, di mana tak ada satupun siswa-siswi dari kelas cerdas istimewa yang lulus SNMPTN Undangan.

“Orang tua pasti bertanya-tanya mengapa anaknya yang masuk kelas khusus dan unggulan, bisa sampai tidak diterima di perguruan tinggi negeri, untuk itu saya akan meminta keterangan pihak sekolah karena menurut orangtua wali tersebut, sistem yang menyebabkan tidak lulus,” ujar Dwita Ria melalui rilisnya yang diterima duajurai.com dari tim humasnya Senin pagi, 16/5/2016.

Legislator asal daerah pemilihan Lampung tersebut mengungkapkan bahwa hasil pengumuman SNMPTN 2016 tengah menjadi buah bibir masyarakat, karena banyak yang tidak puas dengan hasilnya seperti yang terjadi di SMAN 3 Semarang.

Di SMAN 3 Semarang, seluruh siswa jurusan IPA tidak lulus SNMPTN Undangan. Hal itu karena sistem kredit semester (SKS) yang diterapkan di sekolah tidak berlaku pada sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) online, sehingga terjadi diskontinuitas.

“Artinya mata pelajaran di setting on atau off pada semester tertentu. Jadi misalkan Kimia di semester 3 off, jadi di sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) online yang digunakan untuk seleksi SNMPTN Undangan kan tidak terisi, karena tidak diambil mata pelajaran tersebut di semester 3,” ujarnya.

Istri dari politikus Gerindra Gunadi Ibrahim itu mengatakan bahwa jika memang sistem yang bermasalah, maka dia akan bicarakan dengan pihak Kemendikbud.

“Kita tidak bisa mengambil kesimpulan langsung, karena berdasarkan keterangan Menteri Pendidikan di media masa Jumat, 13/5/2016, kasus tidak lulus SNMPTN Undangan ini bukan karena sistem SKS tetapi karena tidak lengkapnya data yang diinput sekolah pada sistem PDSS online, karena siswa jurusan IPS di sekolah yang sama bisa lulus, jadikan masih diragukan apakah sistem yang salah, atau kesalahan teknis pengisian,” ujar Dwita Ria.

Dia juga menambahkan, kalau kasus tidak lulusnya anak Menteri Anies bukan karena sistem sks. Seperti yang dijelaskan Anies di media, anaknya tidak lulus karena terjadi perubahan kurikulum saat mengikuti pertukaran pelajar.

“Hari ini saya akan ke SMAN 2 Bandar Lampung, untuk tanyakan langsung ke Kepala Sekolah setelah usai melihat bagaimana pelaksanaan UN SD di Lampung,” imbuhnya. (*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *