Menu Favorit Picha dan Ni Putu Nita di kedai Tela-tela Gabema


Ilustrasi | ist.
Ilustrasi | ist.

Duajurai.com, Bandar Lampung – Tela-tela Gabema, salah satu kedai di kawasan Stadion Pahoman Bandar Lampung yang menawarkan camilan gurih nan renyah berbahan baku singkong, jamur tiram, bawang bombay dan brokoli goreng sudah punya banyak langganan. Diantaranya adalah dua sahabat yakni Picha (20) dan Ni Putu Nita (20).

Menurut Picha, jamur goreng yang dijual di kedai Tela-tela Gabema membuatnya ketagihan ingin menyantapnya lagi. Sudah beberapa tahun belakangan dia langganan membeli camilan yang nikmat disantap saat masih panas itu.

“Enak banget, bikin nagih. Aku sudah langganan beli jamur goreng dan bawang bombay goreng di sini. Aku paling suka rasa balado,” kata Picha saat ditemui duajurai.com tengah menyantap kudapan favoritnya itu di kedai Tela Gabema, Minggu siang, 15/5/2016.

Picha lebih suka jamur goreng, sementara sahabatnya Ni Putu Nita justru lebih suka bawang bombay goreng rasa jagung Manis. Menurutnya, paduan rasa gurih bawang bombay dengan bumbu jagung manis menghasilkan rasa yang unik dan membuatnya ketagihan.

“Selain rasanya yang gurih dan unik, porsinya yang besar juga bikin puas menyantapnya. Kalau makan camilan kan memang susah berhentinya. Kadang sampai nggak habis kalau sudah kekenyangan,” kata remaja yang akrab disapa Nita itu.

Sebelumnya diberitakan, meski namanya “Tela-tela Gabema” tak hanya tersedia tela atau singkong saja, tetapi juga tersedia jamur goreng, bawang bombay goreng, dan brokoli goreng. Setelah digoreng, semua menu itu ditaburi bumbu dengan aneka pilihan rasa tergantung selera pembeli.

“Rasanya boleh pilih sesukanya. Kami menyediakan bumbu rasa balado, BBQ, keju, jagung manis, jagung bakar, ayam bakar, super pedas, spesial, dan banyak lagi. Tapi paling favorit ya rasa balado itu,” kata Panggabean (57), pemilik kedai Tela-tela Gabema.

Warga Jalan Dr Soesilo Bandar Lampung itu mengaku sudah berjualan di sana selama 14 tahun belakangan. Pantauan duajurai.com, nampak pembeli datang silih berganti, sehingga wajan penggorengan tak pernah kosong. Ukuran porsi sesuai dengan harganya, satu porsi cukup mengenyangkan dua perut. Tak sedikit pembeli yang memilih untuk menyantap langsung di tempat. Kedai itu memang menyediakan kursi dan meja yang terletak di trotoar jalan. (*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Emersia Lampung Sedia Oleh-oleh Chocobana dan Brownsia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Emersia kini menyediakan paket oleh-oleh bagi pengunjung. Ini menjadi alternatif bagi tamu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *