Gurihnya Jamur dan Bawang Bombay Goreng di Kedai Tela-tela Gabema Lampung


Ilustrasi | Ist
Ilustrasi | Ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Minggu siang, asiknya menyantap kudapan ringan sembari menikmati waktu santai bersama keluarga maupun sahabat. Tela-tela Gabema, salah satu kedai di kawasan stadion Pahoman Bandar Lampung yang menawarkan camilan gurih nan renyah menjadi alternatif pilihannya.

Disana, meski namanya “Tela-tela Gabema” tak hanya tersedia tela (singkong) saja, tetapi juga tersedia jamur goreng, bawang bombay goreng, dan brokoli goreng. Semua menu itu ditaburi bumbu dengan aneka pilihan rasa, tergantung selera pembeli.

“Rasanya boleh pilih sesukanya. Kami menyediakan bumbu rasa balado, BBQ, keju, jagung manis, jagung bakar, ayam bakar, super pedas, spesial, dan banyak lagi. Tapi paling favorit ya rasa balado itu,” kata Panggabean (57), pemilik kedai Tela-tela Gabema kepada duajurai.com, Minggu, 15/5/2016

“Bahan bakunya saya beli langsung di petani, sudah ada langganan untuk pemasok bahan bakunya,” kata pria asli Medan yang pindah ke Lampung pada 1981 silam itu.

Pada awal buka, harga tela-tela nya masih dibandrol Rp4 ribu. Namun sekarang, untuk tela-tela harganya Rp10 ribu perporsi. Untuk Jamur Goreng dan bawang bombai goreng Rp15 ribu, sedangkan brokoli goreng Rp18 ribu. “Kalau mau dicampur juga bisa, harganya Rp18 ribu per porsi,” kata pria yang pernah bekerja jadi sopir truk proyek itu.

Pantauan duajurai.com, nampak pembeli datang silih berganti, sehingga wajan penggorengan tak pernah kosong. Ukuran porsi sesuai dengan harganya, satu porsi cukup mengenyangkan dua perut. Tak sedikit pembeli yang memilih untuk menyantap langsung di tempat. Kedai itu memang menyediakan kursi dan meja yang terletak di trotoar jalan. (*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Manfaatkan Lahan di Loteng, Suami Istri di Natar Ini Produksi Sayur Hidroponik

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pasangan suami istri, Inggrid Putri Surahman dan Setiaji Bintang Pamungkas, memanfaatkan lahan di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *