Korban Kejahatan Seksual Terhadap Anak Terbanyak di Lampung Tengah


Ilustrasi | ist
Ilustrasi | ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Lembaga Advokasi Anak (LAdA) dan Lembaga Advokasi Perempuan Damar mendata sebanyak 21 kasus kejahatan seksual terhadap anak di Lampung dalam kurun waktu lima bulan pada 2016. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 anak menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia.

Direktur LAdA Lampung Turaihan Aldi mengatakan, Lampung Tengah menempati urutan pertama dengan jumlah korban 21 anak. Kemudian, disusul Lampung Timur dengan sembilan anak dan satu meninggal dunia. Selanjutnya, Pesawaran delapan anak, dan Lampung Utara dengan dua anak, satu meninggal dunia.

Menurut Aldi, kejahatan seksual terhadap anak di Lampung terbilang mengkhawatirkan. Sebab, selain dalam lingkungan keluarga, di sekolah pun anak-anak bisa menjadi korban kekerasan. “Rasanya sudah tidak ada lagi tempat yang aman bagi anak untuk tumbuh kembang. Sebab, di tempat tinggalnya sendiri, anak bisa menjadi korban orangtuanya,” kata Aldi dalam surat elektronik yang diterima duajurai.com, kemarin.

Berikut data kejahatan seksual terhadap anak pada 2016:

Kabupaten/Kota Kasus Korban
Lampung Timur 3 kasus 9 anak dan satu orang meninggal dunia
Pesawaran Pencabulan 8 anak
Lampung Tengah Pencabulan 21 anak
Tulangbawang Pemerkosaan 1 anak
Tulangbawang Barat Incest (kekerasan seksual yang dilakukan anggota keluarga) 1 anak
Lampung Barat Incest 1 anak
Lampung Utara Pencabulan, pemerkosaan, dan pembunuhan 2 anak, 1 anak meninggal dunia
Way Kanan Pencabulan 1 anak
Kota Metro Pencabulan 1 anak
Kota Bandar Lampung Pencabulan 1 anak
Tanggamus Pencabulan dan pemerkosaan 3 anak
Jumlah 49 anak

 

Baca juga Tiap Bulan, 9 Anak di Lampung Alami Kekerasan Seksual

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *