Diprotes Soal Sumbangan Masjid, Rektor IAIN Raden Intan Moh Mukri: Jangan Provokasi Orang Tidak Infak


Rektor IAIN Raden Intan Moh Mukri | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Rektor IAIN Raden Intan Moh Mukri membenarkan bahwa pihaknya memungut sumbangan untuk pembangunan masjid. Namun, sumbangan tersebut tidak bersifat memaksa, melainkan hanya mengajak.

“Mengajak itu boleh saja untuk ke arah yang lebih baik. Kami, para pimpinan (kampus) sepakat untuk infak. Sebab, negara belum punya cukup uang untuk membangun. Jadi, jangan malah orang diprovokasi untuk tidak infak,” kata Mukri kepada duajurai.com di ruang kerjanya, Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis, 12/5/2016.

Menurut Mukri, dana sumbangan pembangunan masjid dikelola secara transparan. Selain itu, pihaknya juga menetapkan panitia dalam pembangunan tersebut. “Panitia pembangunan masjid itu tak ada yang dibayar, semuanya tulus dan ikhlas,” ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang juga anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Budaya Islam (UKM SBI) IAIN Raden Intan dibawa secara paksa ke Polresta Bandar Lampung, Selasa lalu, 26 April 2016. Mereka digelandang ke kantor polisi usai berunjuk rasa memprotes penyegelan ruangan UKM SBI. Penyegelan tersebut dipicu aksi demonstrasi yang mengecam tindakan rektorat memungut sumbangan kepada mahasiswa untuk pembangunan masjid.(*)

Baca juga Bekukan UKM SBI, Rektor IAIN Raden Intan Moh Mukri: Ini Persoalan Etika

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Ingin Nonton Konser Padi Reborn Besok, Ini Harga dan Cara Beli Tiketnya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supergrup Padi Reborn akan menggelar konser pada Kamis malam, 14 Februari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *