Sempat Ditinggal Pergi Pedagang, Perekonomian di Flyover Gajah Mada Bandar Lampung Kembali Menggeliat


Kedai di bawah flyover Gajah Mada Bandar Lampung | Raissa Utami Putri/duajurai.com
Kedai di bawah flyover Gajah Mada Bandar Lampung | Raissa Utami Putri/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Usai rampungnya pembangunan jembatan jalan layang (flyover) Gajah Mada Bandar Lampung, geliat perekonomian warga muncul kembali. Padahal saat pembangunan berlangsung, banyak pedagang yang pindah lapak.

Pantauan duajurai.com, Selasa, 3/5/2016, terdapat 3 penjual yang membuka usaha kuliner di sisi-sisi jalan bawah flyover Gajah Mada. Para penjual tersebut mengaku tidak khawatir bahkan saat flyover tersebut sedang dibangun.

Ade (40) penjual jamu di bawah flyover Gajah Mada mengaku bahwa ia tidak pindah meskipun flyover tersebut sedang dibangun. “Saya ya tetap jualan pas dibangun juga. Mmang sih pendapatan menurun, tetapi ya gak kosong-kosong amat kok, tetap ada pelanggan,” kata Ade saat ditemui duajurai.com malam ini.

“Sekarang lambat laun sudah mulai naik lagi. Kalau yang sudah sering beli di sini ya pasti tetap datang ke sini sih,” tambah Ade.

Herlina (29), pemilik kedai Malikha mengaku kedainya selalu ramai walaupun berada di bawah flyover. “Banyak yang bilang sih di sini sepi. Tetapi saya mah bismillah aja,” ujar wanita yang telah merintis usahanya selama 1 tahun tersebut.(*)

Laporan Raissa Utami Putri, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini dan Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *