Berketinggian 30 Meter, POP! Hotel Tanjungkarang Anggarkan Rp10 Juta untuk Bersihkan Kaca


Pop Hotel Tanjungkarang di Jalan Wolter Monginsidi Bandar Lampung, Kamis, 10/9/2015. | Imelda Astari/Duajurai.com
Pop Hotel Tanjungkarang di Jalan Wolter Monginsidi Bandar Lampung. | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Selain Novotel Lampung, biaya perawatan ekstra juga harus dianggarkan oleh manajemen Hotel Pop! Tanjungkarang. Setidaknya, dalam enam bulan sekali, bujet Rp10 juta harus disiapkan untuk biaya membersihkan kaca jendela hotel yang memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter persegi itu.

General Manager Pop! Hotel Adhi Wahyu mengatakan, biaya yang mahal itu memang wajar dikeluarkan karena petugas yang membersihkan harus ahli dan terlatih.

“Khusus untuk membersihkan kacanya, kita menggunakan gondola tiap enam bulan sekali. Kalau alat memang milik sendiri (hotel). Biaya perawatan sekitar Rp10 juta itu karena harus orang yang ahli membersihkan di ketinggian. Cukup fantastis memang,” kata Adhi kepada saat dihubungi duajurai.com melalui sambungan telepon Selasa malam, 3/5/2016.

Hotel yang memiliki sembilan lantai dengan ketinggian per lantai sekitar 3,2 meter persegi itu, menawarkan pemandangan yang apik yakni pemandangan laut dan Kota Bandar Lampung.

“Mulai lantai enam sudah bisa melihat laut, tapi ada juga pilihan yang hanya pemandangan kota,” kata GM muda tersebut.

Pop! Hotel yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 56, Tanjung Karang, Bandar Lampung tersebut merupakan salah satu bangunan tertinggi di Kota Tapis Berseri. Hotel tersebut memiliki 9 lantai dan memiliki 168 kamar. Ketinggiannya sekitar 30 meter persegi. (*)

Baca juga: Gedung Pencakar Langit Mulai Menjamur, Ini 7 Bangunan Tertinggi di Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Polresta Bandar Lampung: Tak Ada Korban Jiwa dalam Tabrakan Datsun-Pajero

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Polresta Bandar Lampung menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *