Waspada LSD-Kertas Happy di Lampung, Ini Ciri Anak Terkena Pengaruh Narkoba


Rupa-rupa bentuk LSD | ist
Rupa-rupa bentuk LSD | ist

duajurai.com, Bandar Lampung – Ini masih soal kabar beredarnya narkotika jenis baru LSD atau Elsid di Lampung. Dalam komunikasi via pesan BlackBerry dan media sosial, sejumlah warga mengaku khawatir atas informasi yang disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih melalui duajurai.com tersebut.

Sebabnya, barang haram yang juga kerap disebut “kertas happy” itu diduga juga menyasar anak-anak sebagai korbannya. LSD dikemas seperti permen untuk mengecoh orang, terutama anak-anak. Anak-anak tidak akan mengira itu adalah narkoba yang sangat berbahaya.

Baca Polda Lampung Imbau Anak-Anak Waspada Kertas Happy, Narkoba Jenis Baru Mirip Permen Tipis

Setelah kemarin duajurai.com mengulas mengenai LSD berikut dampak negatifnya, para warga yang umumnya merupakan orangtua lantas menanyakan apa ciri-ciri anak yang sudah terkena pengaruh narkotika jenis baru ini.

Baca Mengenal LSD, Narkoba Berbentuk Kertas yang Bikin Khawatir Orangtua di Lampung

Dikutip dari situs BNN (www.bnn.go.id), seringkali orangtua tidak menyadari anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba. Mereka biasanya baru sadar setelah anak mengalami overdosis. Upaya pencegahan sejatinya bisa dilakukan orangtua, salah satunya dengan mengenali sejak dini penyalahgunaan narkotika pada anak.

Dijelaskan A Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra Associates Jakarata, ada beberapa ciri fisik dan perilaku anak yang sudah terlibat penyalahgunaan narkotika.

Ciri fisik

  • Mata merah. Ini menjadi cirri fisik yang paling sering terjadi untuk semua jenis pemakaian narkoba.
  • Bau badan. Biasanya pemakai berkeringat dan memiliki bau badan khas atau menyengat. Mereka yang memakai putaw biasanya jarang mandi dan baju yang dipakai itu-itu saja. Selain itu, rambut lebih terlihat berminyak dan mudah rontok.
  • Pernapasan lambat dan dangkal. Hal ini menyebabkan pemakai mengambil napas cepat seperti setelah berolahraga.
Ciri perilaku
  • Aktivitas tidur tak normal. Pengguna narkoba biasanya sering tidur atau bermalas-malasan sepanjang hari atau sebaliknya.
  • Perubahan perilaku makan dan minum. Mereka bisa menjadi seseorang yang tiba-tiba tidak menyukai makan atau justru makan berlebihan.
  • Menjadi emosional dan sensitif. Pemakai narkoba lebih cepat tersinggung. Kesalahan kecil dari orang lain dianggap sebagai masalah besar yang mengganggu kepentingannya.
  • Kekacauan cara berpikir. Bagi mereka yang rutin menggunakan obat terlarang, biasanya cara berpikirnya kacau dan sulit berkonsentrasi.
  • Perubahan peer. Lingkungan pergaulan lambat laun akan berubah drastis
  • Kebutuhan uang bertambah. Pemakai narkoba biasanya mulai merongrong keluarga untuk menyediakan sejumlah uang dengan berbagai dalih, misalnya untuk membayar sesuatu.(*)

Baca Alami Tripping 8 Jam, Anak Pengguna Narkoba Kertas Happy Bisa Lihat “Tembok Bernapas”

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Yukmain Moms and Kafe Kids Playground, Kafe Ramah Anak Pertama di Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Yukmain Moms and Kids Playground Cafe merupakan kafe ramah anak pertama di Lampung. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *