Ridho Ficardo Minta Tolong Gubernur Bali Mangku Pastika Bantu Majukan Pariwisata Lampung


Gubernur Lampung M Ridho Ficardo (kiri) menggelar pertemuan dengan Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika (kanan) di Bali, Kamis, 28/4/2016. | Gde Setiyana/Tim Media Ridho Ficardo

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo (kiri) menggelar pertemuan dengan Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika (kanan) di Bali, Kamis, 28/4/2016. | Gde Setiyana/Tim Media Ridho Ficardo

duajurai.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung serius ingin memajukan sektor pariwisata. Oleh karena itu kegiatan promosi gencar dilakukan sekaligus membuka peluang investasi di bidang tersebut.

Salah satu yang dilakukan misalnya, belajar dan bekerja sama dengan provinsi yang dapat dikatakan sebagai raja pariwisata yakni Bali. Kerja sama tersebut tertuang dalam gelaran bertajuk ‘Lampung Tourism Business Meeting dan Pameran Pariwisata Lampung 2016’ di Harris Hotel & Residence Bali yang berlangsung dari tanggal 28 hingga 30 April besok.

Di Pulau Dewata tersebut, Pemerintah Provinsi Bali memperkenankan Lampung menggelar pameran kepariwisataan, business meeting dan gala diner. Kegiatan business meeting diikuti puluhan biro travel. Sedangkan dalam gala diner, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo beserta rombongan bertemu Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika dan para investor potensial.

“Kalau Bali kan sudah menjadi tujuan rutin wisatawan mancanegara bila ke Indonesia. Nah, tolong bantu Lampung untuk mencapai itu” kata Ridho kepada Gubernur Mangku Pastika disela-sela makan malam dalam rilisnya yang diterima duajurai.com, Jumat, 29/4/2016.

Usai makan malam, Gubernur Ridho mempresentasikan dan “menjual” Lampung di hadapan pengusaha potensial. Gubernur memaaparkan potensi pariwisata dan keunggulan startegis komparatif Lampung.

Menurut Ridho Lampung memiliki potensi tinggi, namun potensi tersebut jangan sampai stagnan atau hanya menjadi sebatas potensi semata. Namun harus dimanfaatkan dan dioptimalkan.

“Melalui kegiatan ini saya harap dapat mengembangkan jaringan kerja sama para pelaku pariwisata yang ada di Indonesia. Selain itu meningkatkan awareness bahwa destinasi dan atraksi serta budaya Lampung semakin eksis dan dikenal luas di kalangan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata nasional dan internasional,” ujar Ridho dalam presentasinya, Kamis malam, 28/4/2016.

Selain pertemuan bisnis, selama di Bali Pemprov Lampung juga menggelar soft launching tag line Lampung yang baru, ‘Lampung the Treasure of Sumatera’. Pada siang hari dilakukan fashion show, pameran kepariwisataan Lampung, dan MOU antara ASITA Lampung dan Bali serta 1 on 1 meeting antar agen travel Lampung-Bali.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top