Ketua Dema IAIN Raden Intan Lampung Kecewa Rektorat Bertindak Sepihak soal Pembekuan UKM SBI


Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) IAIN Raden Intan Bandar Lampung Syaiful Huda | Raissa Utami Putri/duajurai.com
Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) IAIN Raden Intan Bandar Lampung Syaiful Huda | Raissa Utami Putri/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) IAIN Raden Intan Bandar Lampung Syaiful Huda mengaku kecewa terhadap keputusan rektorat soal respons yang berlebihan dengan penyegelan dan pembekuan UKM SBI. Selain itu, mendatangkan kepolisian yang berujung pada penangkapan puluhan mahasiswa dari UKM SBI Fakultas Dakwah.

“Kami menyampaikan aspirasi tidak dengan anarkis. Kenapa jadi ada keputusan sepihak begini. Pak Rektor juga sedang tidak ada. Kita tidak tahu apakah Pak Rektor setuju dengan keputusan birokrasi untuk membekukan UKM SBI dan penangkapan teman-teman kami,” kata Syaiful kepada duajurai.com ditemui di kampus, Rabu, 27/4/2016.

Ia pun merasa tidak terima dengan tindakan rektorat dan aparat kepolisian tersebut. “Anak sendiri kok ditangkap. Kami tidak terima saudara-saudara kami ditangkap,” ujarnya.

Syaiful mengatakan jika tidak ada respons dari birokrasi, aksi mahasiswa akan berlanjut di dewan. “Sebagai Ketua Dema, saya akan menjadi penengah dari pihak birokrasi dan mahasiswa,” ungkap Syaiful yang merupakan mahasiswa Fakultas Tarbiyah.

Sebelumnya sejumlah mahasiswa diamankan polisi saat aksi unjuk rasa pagi tadi di Kampus IAIN Raden Intan. Mahasiswa yang tergabung dalam UKM Seni Budaya Islam tersebut mengecam tindakan rektorat yang melakukan pungutan liar dengan dalih pembangunan masjid. Atas aksi tersebut pihak rektorat menyegel dan membekukan UKM SBI.(*)

Laporan Raissa Utami Putri, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini dan Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Nanang Ermanto Lepas Keberangkatan 30 Peserta Umrah Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melepas keberangkatan 30 orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *