Asal Muasal Nasi Uduk, Menu Favorit di Pagi Hari


Nasi Uduk Betawi | dapurcobek.com
Nasi Uduk Betawi | dapurcobek.com

duajurai.com – Sarapan apa besok pagi? Bagi mereka yang terburu-buru dan tidak sempat sarapan di rumah, nasi uduk bisa jadi pilihan pertama. Selain harganya terjangkau, lokasi penjualnya pun tersebar di segala pelosok. Tidak perlu menunggu lama, sajian nasi uduk lengkap dengan lauk pilihan akan segera tersaji di depan mata.

Menurut sejarah, kehadiran nasi uduk di Indonesia diperkirakan sudah ada sejak abad ke-14 hingga ke-16, yang datang lewat proses perdagangan. Asal muasal nasi uduk berasal dari Tanah Melayu pada umumnya, yakni daerah Indonesia (pulau Sumatera) dan wilayah negara Malaysia. Karena perpindahan para penduduk melayu yang merantau ke pulau Jawa, akhirnya si nasi gurih ini bisa sampai ke pulau Jawa, terutama wilayah Sunda Kelapa hingga Jawa Barat. Karena itulah nasi uduk dikenal juga sebagai kuliner khasnya rakyat Betawi.

Sebenarnya, asal mula kata uduk justru berakar dari bahasa Sunda yang artinya bersatu atau bercampur. Jadi bisa dikatakan nasi yang dicampur dengan menu yang lain. Makanan ini juga punya sedikit kemiripan dengan nasi lemak yang sangat khas di Malaysia.

Ada juga yang berpendapat bahwa nasi uduk merupakan makanan rakyat kecil, mengingat perekonomian Indonesia pada saat itu sangat susah. Masyarakat cenderung mengonsumsi makanan apa adanya. Nasi uduk berasal dari kata “uduk”, secara etimologi artinya “susah”. Apalagi nasi uduk dahulu dijual memakai gerobak dan berada di pasar.

Pada dasarnya, nasi uduk merupakan hidangan yang dibuat dari nasi putih yang diaron serta dikukus dengan memakai santan dari kelapa parut. Lalu dibumbui dengan kayu manis, pala, jahe, merica serta daun serai. Nasi uduk biasanya dihidangkan dengan beberapa makanan pendamping, seperti tahu goreng, emping goreng, telur dadar yang diiris tipis, abon, tempe kering, ayam goreng, bawang goreng serta mentimun dan sambal kacang atau sambal goreng.(*)

duajurai.com, portal berita Lampung terkini terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Konsep Baru, Samwon Express MBK Sediakan Menu Korea Mulai Rp20 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Samwon Express Lampung di lantai dasar Mal Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung, kini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *