Polda Lampung Imbau Anak-Anak Waspada Kertas Happy, Narkoba Jenis Baru Mirip Permen Tipis


Kabid Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi Sulistyaningsih | duajurai.com
Kabid Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi Sulistyaningsih | duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi Sulistyaningsih mengatakan bahwa di Lampung sudah masuk narkoba jenis baru yang dinamakan lysergyc acid diethylamide (LSD) atau ELSID. Narkoba tersebut lebih dikenal dengan sebutan kertas happy. LSD dapat berakibat mengalami halusinasi.

LSD juga ada yang berbentuk padat yaitu kertas tipis seperti permen tipis yang ditaruh di bawah lidah dan meleleh sendiri. LSD dikemas seperti permen untuk mengecoh terutama anak-anak. Anak-anak tidak akan mengira bahwa itu adalah narkoba yang sangat berbahaya.

“LSD juga ada yang berbentuk cair yang dapat ditetes ke minuman. LSD dijual bebas dengan harga Rp10.000 di kalangan anak sekolah. Rasa yang enak seperti candy gummy. Tetapi jika kita sudah ketagihan harganya menjadi Rp 36 juta per gram,” ujar perempuan yang sering dipanggil Sulis tersebut kepada duajurai.com melalui sambungan telepon, Selasa pagi, 26/4/2016.

Masih menurut Sulis, narkoba jenis baru yang banyak beredar di sekolah tersebut dibawa mahasiswa yang bersekolah di Amerika. Bentuknya berupa kertas tipis seperti perangko dan bergambar seperti perangko, kartun kecil-kecil dan bisa disobek. Biasanya diberikan sesama teman di toilet.

“Jadi sebaiknya anak-anak kita diinformasikan biar mereka ngerti “kertas happy” sangat berbahaya karena bisa berhalusinasi. Kita harus selalu mengawasi anak-anak kita agar tidak ada penyesalan di kemudian hari,” ujar Sulis. (*)

Laporan Alhuda Tri Putra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *