Lebih dari Setengah JPO di Bandar Lampung Rusak


SEORANG pengemis sedang duduk di jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Pasar Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Jumat, 24 Oktober 2014. | Retno Kusuma Putri/Duajurai.com
Jembatan penyeberangan orang dekat Pasar Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. | duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kota Bandar Lampung memiliki tujuh jembatan penyeberangan orang (JPO). Namun, lima dari jumlah tersebut mengalami kerusakan. Artinya, lebih dari setengah JPO di Kota Tapis Berseri perlu perbaikan.

“Ada lima JPO yang kami minta segera diperbaiki,” kata Haidir, Seksi Teknik Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung, kepada duajurai.com, Kamis lalu, 21 April 2016.

Haidir mengatakan, lima JPO yang rusak itu antara lain depan Mal Ramayana di Jalan Raden Intan, depan Rumah Makan Garuda di Jalan Kartini, depan Bank Danamon di Jalan Kartini, dan di Jalan Teuku Umar. “Sedangkan dua JPO lagi masih bagus karena tergolong baru,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, kondisi JPO di Bandar Lampung tampak tidak terawat. Misalnya, JPO di Jalan Kartini. Selain atap yang rusak, besi JPO di sana juga terlihat berkarat. Bahkan, besi pegangan tangan itu nyaris putus. Sehingga, diikat dengan kain yang tampak kumal.(*)

Baca juga Atap JPO Mal Ramayana Bandar Lampung Banyak Kondom Bekas

Laporan M Idris Muadinnullah, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *