Soal Pungutan Ilegal, Dishub Lampung Sebut Denda di Tempat Sesuai Aturan


Kepala Dishub Lampung Idrus Iffendi  | Imelda Astari/duajurai.com
Kepala Dishub Lampung Idrus Iffendi | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung menyatakan, pemberlakuan denda di tempat bagi kendaraan bertonase lebih sudah sesuai aturan. Sebab itu, Dishub menolak bila disebut melakukan pungutan ilegal di sejumlah jembatan timbang.

“Kalau disebut pungutan ilegal, itu bukanlah pungutan ilegal. Kami memang memberlakukan denda di tempat bagi kendaraan yang melebihi tonase. Pemberlakuan itu memang ada dasar aturannya, dan berlaku di seluruh Indonesia,” kata Kepala Dishub Lampung Idrus Iffendi di ruang kerjanya, Bandar Lampung, Kamis, 21/4/2016.

Idrus mengatakan, bila memang ada pungutan di luar denda, maka kemungkinan dilakukan pihak lain. Artinya, kejadian tersebut di luar kewenangan Dishub. “Kami hanya mengawasi di jembatan timbang. Karena yang namanya pelanggaran itu ditangani polisi, bukan Dishub.
Kalau Dishub hanya membantu penegakan hukum di bidangnya, bukan seperti polisi,” ujar dia.

Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan Lampung menuding Dishub setempat melakukan pungutan ilegal di sejumlah jembatan timbang. Pungutan ilegal dilakukan dengan cara menerapkan sanksi denda atas pengawasan dan pengendalian muatan angkutan barang di ruas jalan nasional. Pada 2015, uang hasil pungutan ilegal mencapai Rp6,6 miliar.(*)

Baca Ombudsman: Pungutan Ilegal Dishub di Jembatan Timbang Capai Rp6,6 Miliar

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Wagub Nunik Lepas Tim Sepakbola Lampung U-14 Ikuti Kejurnas Piala Menpora

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas Tim Sepakbola Lampung U-14 untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *