PTUN Bandar Lampung Menangkan Pejabat Soal Mutasi Jabatan


MAJELIS hakim PTUN Bandar Lampung menggelar sidang pembatalan mutasi jabatan dengan agenda pembacaan putusan, Kamis, 21/4/2016. Dalam persidangan itu, majelis hakim memenangkan pejabat yang menggugat rekomendasi KASN. | M Davit Saputra/duajurai.com
MAJELIS hakim PTUN Bandar Lampung menggelar sidang pembatalan mutasi jabatan dengan agenda pembacaan putusan, Kamis, 21/4/2016. Dalam persidangan itu, majelis hakim memenangkan pejabat yang menggugat rekomendasi KASN. | M Davit Saputra/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandar Lampung memenangkan para pejabat yang menggugat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pembatalan mutasi jabatan. Para pejabat dimaksud merupakan orang-orang yang diangkat oleh penjabat (Pj) di lima kabupaten/kota Lampung selama pilkada 2015.

“Objek gugatan belum bersifat final karena KASN hanya memberikan rekomendasi,” kata hakim ketua Eka Putranti saat membacakan putusan, Kamis, 21/4/2016.

Menurut Eka, eksepsi yang diajukan tergugat (KASN) masih prematur. Sehingga, majelis hakim PTUN tidak dapat menerima. “Dengan putusan ini, jika ada pihak yang keberatan dapat mengajukan banding maksimal 14 hari,” ujarnya.

Sebelumnya, KASN telah menyurati lima kabupaten/kota dan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo ihwal pembatalan mutasi jabatan. Mutasi dimaksud dilakukan lima penjabat bupati/wali kota pada 2015 lalu. Sebab, mutasi tersebut dinilai melanggar undang-udang.

Namun, tindakan KASN yang menerbitkan rekomendasi malah digugat para pejabat yang diangkat Pj kepala daerah. Alasannya, mereka merasa dirugikan bila rekomendasi pembatalan mutasi ditindaklanjuti. Para pejabat itupun akhirnya melayangkan gugutan ke PTUN Bandar Lampung.(*)

Laporan M Davit Saputra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Zainudin Hasan Dihukum 12 Tahun Penjara-Uang Pengganti Rp66,7 Miliar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis hakim PengadilanTipikor Tanjungkarang menghukum Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *