LBH Bandar Lampung: Polisi Jangan Takut Usut Dugaan Pejabat Pemprov AJ Pukul Pegawai Garuda


Kantor LBH Bandar Lampung ustrasi |ist
Kantor LBH Bandar Lampung |ist

duajurai.com, Bandar Lampung – LBH Bandar Lampung meminta pihak kepolisian tidak ragu untuk mengusut dugaan pemukulan karyawan Garuda Indonesia oleh pejabat utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung berinisial AJ. Kepala Divisi Ekosob LBH Bandar Lampung Chandra Bangkit Saputra menegaskan, perbuatan AJ merupakan tindak pidana penganiayaan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Tindak pidana penganiayaan, kata Chandra, bukanlah merupakan delik aduan dan tidak ada aturan hukum yang mengatur untuk pencabutan laporan di kepolisian.

“LBH Bandar Lampung mendorong penegakan hukum perkara ini. Kami meminta Polsek Natar, Lampung Selatan,  serius dalam pengungkapannya. Tindak pidana penganiayaan bukan merupakan delik aduan jadi tidak ada aturan untuk cabut laporan,” tegas Chandra dalam rilisnya kepada duajurai.com, Senin, 18/4/2016.

“LBH Bandar Lampung mengingatkan pihak kepolisian jangan takut untuk mengungkap perkara ini walaupun terlapor adalah seorang pejabat Provinsi Lampung. Karena sudah jelas diatur dalam Undang–Undang Dasar bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintah wajib menjunjung tinggi hukum tanpa pengecualian,” sambung Chandra.

Baca Dikonfirmasi Soal Dugaan Penganiayaan Pegawai Garuda Indonesia Pejabat Pemprov Lampung AJ Emosi

AJ diduga melakukan pemukulan terhadap pegawai Garuda Indonesia di Bandara Radin Inten II, Branti, Lampung Selatan, pada Sabtu lalu. Kejadian bermula ketika mantan kepala Dinas Kehutanan Lampung itu melakukan check in di bandara untuk melakukan penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia tujuan Jakarta.

AJ yang check in menggunakan jalur khusus terlibat cekcok mulut dengan Istahul, petugas tiketing Garuda. Diduga berang karena ditanya identitasnya, AJ disebutkan memukul Istahul.

Terkait kasus yang menjadi pembicaraan tersebut, LBH mengimbau Gubernur Lampung M Ridho Ficardo untuk menindak tegas AJ sekaligus mengevaluasi seluruh jajarannya agar tidak bertindak semena–mena kepada buruh atau pekerja.

Baca Kecam Dugaan Pemukulan Pegawai Garuda, LBH Bandar Lampung Minta Gubernur Tindak Pejabat Pemprov AJ.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Zainudin Hasan Dihukum 12 Tahun Penjara-Uang Pengganti Rp66,7 Miliar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis hakim PengadilanTipikor Tanjungkarang menghukum Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *