Soal Kematian Tiga Pasien di RS Mitra Husada Pringsewu Polda Lampung Belum Tetapkan Tersangka


Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu | Ist
Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu | Ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Kasus meninggalnya tiga pasien usai menjalani operasi di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu pekan lalu masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian. Hingga saat ini, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung masih melakukan penyidikan secara intensif.

“Masih dalam proses penyidikan oleh Dirkrimsus Polda lampung,” Kata Kabid Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi Sulistyaningsih via sambungan seluler, Selasa siang, 12/4/2016.

Sulis menambahkan, hingga saat ini Polda belum dapat menetapkan tersangka.”Belum ada perkembangan baru, masih kami selidiki, usai penyelidikan baru bisa kita berikan hasilnya kepada rekan-rekan media,” tambahnya.

Sebelumnya Kepolisian Daerah Lampung menduga kematian tiga pasien di Rumah Sakit Mitra Husada Kabupaten Pringsewu akibat penggunaan Bupivacaine Spinal yang diberikan saat pembiusan sebelum proses operasi kepada pasien bersangkutan. Namun, hal itu masih diselidiki lebih lanjut karena penggunaan obat tersebut biasa dalam operasi.

Senin kemarin, 11/4/2016 tim dari pusat yang terdiri dari anggota DPR-RI, DPRD Lampung, BPOM, kepolisian dan tim pengawas rumah sakit mengunjungi RS Husada untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut.

Tiga pasien yang meninggal dunia adalah Suripto (67), menjalani operasi tumor pada betis kiri pukul 16.30 WIB dan waktu kematian pukul 23.20 WIB. Selanjutnya, Devi Franita (30) proses melahirkan/caesarean tindakan operasi pukul 22.00 WIB kemudian meninggal dunia Selasa, 5/4/2016 sekitar pukul 02.00 WIB, dan Reyhan Mahardika (16) operasi Varicocel Bilateral, pelaksanaan operasi pukul 15.30 WIB dan meninggal dunia pukul 03.35 WIB. (*)

Laporan M Davit Saputra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Listrik Padam, Sidang Pleidoi Zainudin Hasan Ditunda 2 Jam

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang kembali menyidangkan perkara korupsi proyek di Dinas Pekerjaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *