OPINI IB ILHAM MALIK: Hambatan Pembenahan Transportasi (1)


IB Ilham Malik | ist
IB Ilham Malik | ist

PEMBENAHAN sektor transportasi bertujuan untuk melancarkan mobilisasi orang dan barang dari manapun dan ke manapun. Ketika mobilisasi itu berjalan lancar maka dengan sendirinya biaya transportasi akan menjadi lebih murah.

Efektivitas, keekonomian dan juga kenyamanan dalam sektor transportasi, hanya akan tercapai jika prinsip pemenuhan kebutuhan mobilisasi yang seimbang antara demand and supply dapat disediakan. Masalahnya saat ini adalah terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan dalam berbagai bentuk. Baik dari sisi volumenya, asal dan tujuannya, rutenya, juga tarifnya. Karena itulah persoalan transportasi semakin kompleks ketika muncul penggunaan private vehicle dalam pemenuhan mobilisasi.

Teori dalam pembenahan sektor transportasi sudah sangat banyak. Hanya saja kemudian muncul pertanyaan, mengapa pemerintah terkesan tidak mampu membenahinya sebaik mungkin. Ada kendala pada hal apa? Apakah pada sisi pembiayaan, dana pemerintah yang terbatas, atau ada hal yang lain?

Menurut Meyer & Miller (2001) setidaknya ada empat hambatan yang mengakibatkan pembenahan di sektor transportasi berjalan sangat lambat atau bahkan sama sekali tidak bisa dijalankan.

Keempat hambatan tersebut adalah: institutional barriers, organizational barriers, inter jurisdictional barriers, dan resources barriers. Keberadaan empat hambatan ini mengakibatkan munculnya penilaian dari masyarakat terhadap ketidakmampuan atau kelambanan pemerintah dalam membenahi sektor transportasi.

Kita menyadari bahwa institusi pemerintah seringkali berganti orientasi. Seiring dengan pergantian kepala daerah atau kepala negara, serta pergantian partai yang berkuasa, mengakibatkan terjadinya perubahan arah pembangunan.

Meskipun direction-nya sudah dibuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) namun harus diakui bahwa dalam kenyataan implementasi program dan kegiatan per periode lima tahunan, kondisinya berbeda. Bahkan target pencapaian seringkali meleset. Sehingga dapat dikatakan bahwa secara institusional memang ada hambatan dalam pembenahan pembangunan, yang salah satunya adalah pembangunan di sektor transportasi.(*)

IB Ilham Malik | Dosen Teknik Sipil Universitas Bandar Lampung (UBL)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

OPINI ANDI DESFIANDI: Skandal Garuda, Momentum Bersih-Bersih BUMN

DR ANDI DESFIANDI SE MA | Ketua Bidang Ekonomi DPP Bravo Lima SKANDAL Direksi Garuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *