Ini Kata Siswa SMKN 5 Bandar Lampung Soal Hari Pertama UNBK


SEJUMLAH siswa SMKN 5 Bandar Lampung. Mereka hari ini, Senin, 4/4/2016 mengikuti UNBK 2016. | Imelda Astari/duajurai.com
SEJUMLAH siswa SMKN 5 Bandar Lampung. Mereka hari ini, Senin, 4/4/2016 mengikuti UNBK 2016. | Imelda Astari/duajurai.com

Duajurai.com, Bandar Lampung – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016 melahirkan berbagai kesan bagi para siswa kelas XII SMKN 5 Bandar Lampung. Kepada duajurai.com mereka mengisahkan soal kesan mereka dalam menghadapi UN.

Di antara para siswa tersebut, ada yang merasa mantap dan yakin dapat mengerjakan soal UN dengan baik, ada juga yang masih terbawa suasana haru karena mendapat doa dan semangat dari orang tuanya.

“Saya sih mantap. Saya yakin UN nya lancar. Karena sudah sering latihan mengerjakan soal-soal UN. Walapun kami pakai sistem komputer, yakinlah lancar saja, sudah dua kali dicoba juga, pas LUN dan simulasi UN,” kata Dian Mira Wati, siswi kelas XII saat ditemui duajurai.com di sekolahnya, Jalan P Tirtayasa No 88, Sukabumi, Kecamatan Sukabumi saat menunggu giliran UN di sesi kedua. Senin, 4/4/2016.

Winda Sari, peserta UN di sekolah yang sama menambahkan, meski saat pelaksanaan LUN sempat terjadi error pada sistem komputer, tapi saat simulasi terakhir semua masalah telah teratasi dan berjalan lancar.

“Untuk ujian listening-nya pakai earphone juga saat LUN masih kurang bagus, suaranya kecil. Tapi saat simulasi sudah diperbaiki. Jadi kami yakin, UN ini akan berjalan lancar tanpa ada gangguan teknis,” kata Winda, remaja berjilbab itu.

Lain lagi cerita dari Pratiwi Saputri, peserta UN SMK 5 juga, meski dia telah yakin dapat mengerjakan dengan baik soal UN hingga soal terakhir, namun dia tetap berikhtiar dengan berdoa dan melakukan puasa selama pelaksanaan UN.

“Yang paling penting minta restu sama orang tua. Kami minta maaf dan minta dukungan sama orang tua,” katanya.

Anggi Wahyuningsih menambahkan, mereka bersyukur bisa melaksanakan ujian nasional. Sebab, cukup berat juga perjuangan mereka untuk menenuhi syarat mengikuti UN yakni membuat tugas akhir (TA) untuk pameran.

“Itu syarat ikut UN. Kami ngerjainnya sampai gak tidur, menguras tenaga, pikiran dan waktu sekali. Tapi alhamdulillah sudah selesai urusan itu, UN ini finalnya,” tuturnya. (*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Begini Rekayasa Lalu Lintas Peresmian Flyover Untung Suropati-RA Basyid

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jalan layang (flyover) Untung Suropati-RA Basyid akan diresmikan pada malam pergantian tahun, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *